14 Bintara Difabel Ikut Pendidikan Perwira Polri

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jendral Idham Azis bersama Kalemdikpol Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto saat konferensi pers di Setukpa Lemdikpol Sukabumi, Jawa Barat pada Selasa, 2 Maret 2020. (Antara/Aditya Rohman)

    Kapolri Jendral Idham Azis bersama Kalemdikpol Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto saat konferensi pers di Setukpa Lemdikpol Sukabumi, Jawa Barat pada Selasa, 2 Maret 2020. (Antara/Aditya Rohman)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan atau Kalemdiklat Polri Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto mengatakan ada 14 orang bintara difabel yang lolos dalam seleksi Sekolah Inspektur Polisi atau Perwira. "Mereka terluka ketika bertugas," kata Arief melalui keterangan tertulis pada Kamis, 5 Maret 2020.

    Arief mengatakan Kepala Polri Jenderal Idham Azis telah memberikan dispensasi kepada para anggota difabel ini selama mengikuti pendidikan perwira.

    Menurut Arief, untuk memfasilitasi kelancaran proses pendidikan para siswa difabel, Lemdiklat Polri telah menyiapkan program khusus dan perlengkapan penunjang. Seperti kursi roda untuk yang berkaki palsu serta barak dengan fasilitas khusus dan petugas pendamping.

    "Hal ini untuk memotivasi siswa difabel dan para siswa lainnya. Kalau yang cacat dalam tugas saja mampu seharusnya yang normal bisa lebih semangat," kata Arief.

    Sebanyak 1.600 bintara senior akan mengikuti Sekolah Inspektur Polisi di Setukpa Sukabumi selama tujuh bulan. Para siswa ini telah melewati seleksi yang diikuti 23.600 bintara yang telah berdinas minimal 15 tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.