Jokowi Minta Renovasi RS Corona Pulau Galang Selesai Satu Bulan

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko PMK Muhadjir Effendy dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto berbincang saat mengikuti rapat kerja gabungan dengan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 18 Februari 2020. Rapat kerja gabungan Komisi II, VIII, IX, dan XI DPR RI dengan Pemerintah tersebut membahas pembiayaan selisih biaya kenaikan iuran BPJS Kesehatan bagi peserta bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) Kelas III, serta membahas permasalahan data peserta penerima bantuan Iuran (PBI), membahas peran serta pemerintah daerah dalam program JKN. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menko PMK Muhadjir Effendy dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto berbincang saat mengikuti rapat kerja gabungan dengan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 18 Februari 2020. Rapat kerja gabungan Komisi II, VIII, IX, dan XI DPR RI dengan Pemerintah tersebut membahas pembiayaan selisih biaya kenaikan iuran BPJS Kesehatan bagi peserta bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) Kelas III, serta membahas permasalahan data peserta penerima bantuan Iuran (PBI), membahas peran serta pemerintah daerah dalam program JKN. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta-Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan Presiden Joko Widodo telah meminta agar renovasi rumah sakit khusus di Pulau Galang, Kepulauan Riau dapat diselesaikan dalam waktu sebulan. Rumah sakit ini direncanakan untuk menjadi pusat penanganan penyakit menular, termasuk di antaranya virus corona atau COVID-19.

    "Beliau menyampaikan kurang dari sebulan harus sudah siap digunakan. Sebagai alternatif. Jadi yang lain tetep, Natuna jadi pilihan, Sebaru jadi pilihan. Nanti mana yang paling mungkin," kata Muhadjir saat ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Maret 2020.

    Muhadjir menegaskan bahwa pemerintah tidak membangun dari nol rumah sakit di Pulau Galang. Pemerintah hanya akan merenovasi rumah sakit yang sejak awal telah berdiri di sana. Muhadjir mengatakan pulau itu dulu pernah digunakan sebagai tempat pengungsian bagi warga Vietnam. Karena itu, secara fasilitas, Pulau Galang siap digunakan.

    Selain itu, Muhadjir juga menegaskan bahwa rumah sakit ini bukan dibangun pemerintah, khusus karena Virus Corona tengah merebak di Indonesia. Pemerintah juga bisa menggunakan pulau itu, jika ada penyakit menular lain merebak di Indonesia.

    "Karena kasusnya sekarang sedang corona, nanti kalau kasusnya beda, akan kita gunakan beda," ujar Muhadjir.

    Pada awal Februari 2020 lalu, Presiden Joko Widodo saat rapat kabinet meminta agar lokasi khusus ini dibuat. Ia ingin mengantisipasi adanya penyakit menular seperti virus corona, yang saat ini menyerang dunia. Salah satu alasan lain, adalah munculnya kekhawatiran dari masyarakat setempat jika observasi terhadap orang terdampak dilakukan di dekat pemukiman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.