Kronologi Penangkapan 10 Buruh Usai Cekcok Aksi Tolak Omnibus Law

Sejumlah pengunjukrasa yang tergabung dalam PMB (Persatuan Mahasiswa Banten) berunjuk rasa di Alun-alun Serang, Banten, Rabu 12 Februari 2020. Mereka mendesak pemerintah untuk menghentikan rencana pencabutan subsidi sosial, menurunkan harga kebutuhan pokok serta membatalkan rencana pengesahan RUU Omnibus Law. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

TEMPO.CO, Jakarta - Sepuluh orang buruh yang mengikuti aksi Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) menolak omnibus law Rancangan Undang-undang Cipta Kerja di Tangerang, Banten ditangkap polisi. Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos mengatakan mereka kini ditahan di kantor Kepolisian Resor Kabupaten Tangerang.

"Saya mendapatkan kabar ada penangkapan anggota kami dan anggota SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia)," kata Nining ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Maret 2020.

Nining mengatakan sepuluh orang peserta aksi tersebut ditangkap pada dini hari tadi. Mereka dijemput di rumah masing-masing dalam rentang pukul 01.00 hingga 03.00 pagi tadi.

Sekretaris Jenderal KASBI Sunarno secara terpisah menjelaskan, penangkapan itu diduga berdasarkan laporan pengurus serikat buruh KEP Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea (KSPSI AGN). Sunarno menjelaskan, menjelang aksi kemarin memang sempat terjadi cekcok antara massa aksi yang bertolak menuju titik kumpul Kuta Jaya, Pasar Kemis Kota Tangerang.

Kronologinya, massa aksi yang mengikuti arahan mobil komando berhenti dan berkoordinasi dengan buruh di PT IKAD dan meminta pengurus unit kerja SP KEP KSPSI untuk terlibat aksi menolak omnibus law. Saat dialog itulah terjadi cekcok yang membuat salah seorang pengurus serikat SP KEP KSPSI mendorong salah satu massa aksi dari SBN KASBI.

Massa aksi lain hendak melerai percekcokan, tetapi malah berbuntut saling pukul. Cekcok terjadi selama lima menit dan dapat dihentikan dengan peleraian. Setelah peleraian, terjadi kesepakatan damai antara negosiator massa aksi dan pengurus SPSI KEP PT IKAD.

"Massa aksi melanjutkan aksi menuju titik kumpul, dan aksi berjalan sesuai rencana. Namun, pasca aksi berlangsung, massa aksi yang terlibat dalam cekcok tersebut dicokok polisi," kata Sunarno.

Sepuluh orang yang ditangkap itu adalah Siswoyo, Ahmad Tablawi, M. Sarpin, Tasino, Jejen Setiawan, Imron, Juli Mabruri, M Surya Agus, Irpan Hadi Suryana, dan Rustam Effendi. Sembilan nama pertama adalah anggota KASBI sedangkan Rustam adalah Ketua DPC KSPSI Kabupaten Tangerang versi Yorrys Raweyai.

Sunarno mengatakan, sampai pukul 14.00 WIB, sepuluh orang masih diproses BAP. Menurut keterangan Wakil Kepala Satuan Reserse Polresta Tangerang, empat orang di antaranya dianggap memenuhi unsur laporan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap orang di muka umum.

Sejumlah serikat buruh dan serikat pekerja yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) pun meminta pengurus SP KEP KSPSI untuk mencabut laporan. Gebrak menilai bahwa cekcok yang terjadi saat aksi #TolakOmnibusLaw kemarin bukanlah keributan yang tidak dapat didialogkan sehingga harus melibatkan aparat kepolisian.

"Omnibus law adalah ancaman serius yang harus dilawan bersama-sama seluruh elemen gerakan serikat buruh," demikian tertulis dalam rilis Gebrak.

Gebrak juga menyebut bahwa upaya-upaya kriminalisasi terhadap peserta aksi adalah salah satu cara penguasa untuk memecah belah gerakan buruh yang mulai terkonsolidasi untuk menolak Omnibus Law. Mereka pun menuntut aparat Polresta Tangerang untuk membebaskan sepuluh orang buruh peserta aksi itu. "Kami juga menuntut kepada pemerintah dan DPR RI untuk membatalkan omnibus law RUU Cipta Kerja Cilaka."






Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

11 jam lalu

Massa Buruh dan Petani Geruduk DPR Tuntut Pelaksanaan Reforma Agraria

Massa buruh, petani dan nelayan yang tergabung dalam Komite Nasional Pembaruan Agraria menggelar demonstrasi di Gedung DPR.


Ramai Soal Pemberitahuan PHK Bisa Kurang dari H-1, Serikat Pekerja: Akibat UU Ciptaker

1 hari lalu

Ramai Soal Pemberitahuan PHK Bisa Kurang dari H-1, Serikat Pekerja: Akibat UU Ciptaker

Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia angkat bicara soal kekecewaan pekerja yang baru dikabari manajemen perusahaan sehari sebelum PHK efektif berlaku.


Terima Petani dan Buruh, Setpres Janjikan Aspirasi Soal Reforma Agraria Disampaikan ke Jokowi

3 hari lalu

Terima Petani dan Buruh, Setpres Janjikan Aspirasi Soal Reforma Agraria Disampaikan ke Jokowi

Kepala Setpres Heru Budi Hartono mengatakan pemerintah terus menginventarisasi sedikitnya 34 masalah terkait reforma agraria


Derita Petani Indonesia Karena UU Cipta Kerja, Kini Harga BBM Naik Bikin Pupuk Semakin Mahal

3 hari lalu

Derita Petani Indonesia Karena UU Cipta Kerja, Kini Harga BBM Naik Bikin Pupuk Semakin Mahal

Derita petani Indonesia karena pupuk semakin mahal karena harga BBM naik. Disaat yang sama tidak ada jaminan harga produk pertanian.


Buruh Bawa Hasil Bumi saat Demo: Negara Berdaulat karena Petani, Bukan Korporasi

3 hari lalu

Buruh Bawa Hasil Bumi saat Demo: Negara Berdaulat karena Petani, Bukan Korporasi

Demo buruh di Patung Kuda digelar untuk memperingati Hari Tani Nasional.


Partai Buruh dan Petani Gelar Unjuk Rasa Desak Reforma Agraria

3 hari lalu

Partai Buruh dan Petani Gelar Unjuk Rasa Desak Reforma Agraria

Partai Buruh Bersama organisasi buruh dan para petani menggelar unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, Sabtu, 24 September 2022.


Demo Peringatan Hari Tani, Buruh Serukan 3 Tuntutan

3 hari lalu

Demo Peringatan Hari Tani, Buruh Serukan 3 Tuntutan

Dalam demo Hari Tani, buruh meminta agar pemerintah melaksanakan reforma agraria dan menyelesaikan konflik lahan.


Demo Hari Tani di Patung Kuda, Buruh Soroti Leletnya Pemerintah Atasi Konflik Lahan

3 hari lalu

Demo Hari Tani di Patung Kuda, Buruh Soroti Leletnya Pemerintah Atasi Konflik Lahan

Dalam aksi demo, buruh menyuarakan sepuluh catatan dan tuntutan atas kegagalan pemerintah dalam melaksanakan reforma agraria.


Hari Ini Buruh dan Petani akan Unjuk Rasa di Istana Negara

3 hari lalu

Hari Ini Buruh dan Petani akan Unjuk Rasa di Istana Negara

Serikat buruh dan petani akan menggelar unjuk rasa di Istana Merdeka dalam rangka Hari Tani Nasional.


Ribuan Buruh Gelar Demo Tolak Kenaikan BBM Hingga Omnibus Law Hari Ini

3 hari lalu

Ribuan Buruh Gelar Demo Tolak Kenaikan BBM Hingga Omnibus Law Hari Ini

Ribuan buruh akan kembal menggelar demo tolak kenaikan BBM hari ini. Selain itu, ada dua tuntutan lainnya.