Seskab: Anggaran Indonesia Cukup untuk Tangani Virus Corona

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (ketiga kanan) didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kedua kanan), Menseskab Pramono Anung (keempat kanan) dan Mensesneg Pratikno (kanan) menyampaikan konferensi pers terkait virus corona di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 2 Maret 2020. ANTARA

    Presiden Joko Widodo (ketiga kanan) didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kedua kanan), Menseskab Pramono Anung (keempat kanan) dan Mensesneg Pratikno (kanan) menyampaikan konferensi pers terkait virus corona di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 2 Maret 2020. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan pemerintah Indonesia memiliki cukup dana untuk menanggulangi virus Corona.

    "Sangat cukup ya," kata Pramono di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2020.

    Dalam rapat kabinet kemarin, kata Pramono, Presiden Joko Widodo menyampaikan agar anggaran untuk penanganan Corona harus tersedia. Menurut dia, Menteri Keuangan Sri Mulyani sedang menyiapkan anggaran tersebut.

    "Anggaran tidak menjadi permasalahan bagi Indonesia," kata Pramono.

    Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah siap menambah anggaran Kementerian Kesehatan untuk menangani pasien virus Corona atau COVID-19. "Nanti kita teliti dan tentu kita akan dukung sepenuhnya," kata Sri Mulyani di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2020.

    Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan akan menanggung biaya pelayanan kesehatan pasien COVID-19 merujuk Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/ MENKES/104/2020 tentang Penetapan Infeksi Corona Virus sebagai Penyakit Dapat Menimbulkan Wabah dan Penanggulangannya yang ditandatangan Menteri Kesehatan pada 4 Februari 2020.

    "Segala bentuk pembiayaan terkait penanggulangan sebagaimana dimaksud diktum kedua, dibebankan pada anggaran Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, dan atau sumber dana lain yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," demikian bunyi diktum kedua Kepmenkes tersebut.

    Sebelum menyetujui penambahan anggaran, kata Sri Mulyani, dia akan terlebih dahulu melihat program yang akan diajukan oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. "Kita lihat dari Kemenkes. Programnya apa dan langkah yg diperlukan dan kebutuhan anggaran. Nanti Kemenkes akan membuat program dan kita akan lihat," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.