RSUP Kariadi Rawat Pasien Terduga Corona yang Baru Pulang Umrah

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang membersihkan tangan dengan cairan antiseptik di Stasiun LRT Velodrome, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2020. Tak hanya itu, petugas juga membersihkan pegangan kereta (handgrip) dan tempat duduk penumpang gerbong LRT. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Penumpang membersihkan tangan dengan cairan antiseptik di Stasiun LRT Velodrome, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2020. Tak hanya itu, petugas juga membersihkan pegangan kereta (handgrip) dan tempat duduk penumpang gerbong LRT. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Semarang - RSUP dr Kariadi Kota Semarang kembali mengisolasi seorang pasien yang diduga terpapar virus Corona. Pasien tersebut disinyalir tertular COVID-19 itu setelah kembali dari Arab Saudi menjalankan umrah.
     
    Kepala Bagian Hubungan Masyarakat RSUP dr Kariadi, Rochayatun mengatakan pasien itu mengeluhkan demam dan batuk setelah pulang umrah. "Berdasarkan pemeriksaan dilakukan observasi di rumah sakit untuk dirawat di ruang isolasi," kata dia, Selasa, 3 Maret 2020.
     
    Menurut Rochayatun, pasien tersebut kembali dari umrah pada 29 Februari lalu dan mulai diisolasi di RSUP dr Kariadi sejak hari ini. Berdasarkan gejala medis dan riwayat perjalanannya, pasien tersebut masuk kategori pasien dalam pengawasan di ruang khusus isolasi.
     
    Saat ini, RSUP dr Kariadi masih merawat dua orang pasien dalam pengawasan Corona. Sebelumnya, satu pasien dalam pengawasan virus Corona meninggal di RSUP dr Kariadi. 
     
    Belakangan, hasil tes laboratorium pasien itu negatif COVID-19. Hasil laboratorium yang keluar sehari setelah pasien tersebut meninggal itu menyebut pasien tertular H1N1.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.