Tips Hindari Virus Corona, Pakar: Menyebar via Bersin dan Batuk

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ruang isolasi Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof DR Sulianti Saroso. Dok.TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Ruang isolasi Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof DR Sulianti Saroso. Dok.TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pakar Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia, Budi Haryanto, mengatakan virus Corona (Covid-19) menyebar lewat droplet alias percikan bersin atau batuk seseorang yang positif terjangkit.

    Dia mengatakan belum ada penelitian yang mengkonfirmasi bahwa Corona menyebar via udara.

    "Kalau di udara bebas belum ditemukan. Jadi ditemukannya masih di tempat yang kena lendir atau droplets (percikan) itu," kata Budi kepada Tempo, Senin, 2 Maret 2020.

    Budi menuturkan, virus yang ada dalam droplets itu kemudian bisa masuk ke dalam tubuh melalui mata, hidung, atau mulut. Belum ada juga yang menemukan virus masuk ke tubuh melalui permukaan kulit lain.

    Maka dari itu, kata Budi, masyarakat harus berhati-hati dalam berinteraksi dan memperhatikan kebersihan lingkungannya. Orang yang menderita gejala harus menggunakan masker serta menjauh dari orang lain ketika bersin atau batuk.

    Bagi orang yang sehat, harus menghindari kontak dengan orang yang mengidap gejala terkena virus Corona. Apabila terkena droplets maka harus cepat mencuci tangan dengan sabun dan hindari memegang mata, hidung, atau mulut.

    Budi juga menyarankan masyarakat rajin mencuci tangan dengan sabun atau membersihkan dengan hand sanitizer.

    "Cepat cuci tangan kalau tangan misalnya memegang pinggiran tangga atau eskalator, padahal banyak orang megang juga. Sebaiknya hindari dulu kontak-kontak seperti itu," ujar Guru Besar Kesehatan Lingkungan FKM UI ini.

    Pakar virus sekaligus Wakil Kepala Bidang Penelitian Fundamental Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Herawati Sudoyo, mengatakan bahwa merujuk pengalaman penyebaran flu burung atau H5N1 pada 2005 ketahanan tubuh berperan penting.

    "Virus ini ditularkan melalui batuk, sneezing (bersin), berarti kan lingkungan. Enggak ada cara lain kecuali kalau kita duduk, bersihkan mejanya, cuci tangan berulang-ulang. Itu saja sebenarnya sudah mengurangi (ancaman) infeksi penyakit tersebut," kata Herawati pada Minggu lalu, 1 Maret 2020.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.