Antisipasi Virus Corona, UGM Tunda Perjalanan Luar Negeri

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kampus UGM (ugm.ac.id)

    Kampus UGM (ugm.ac.id)

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Universitas Gadjah Mada (UGM) meminta jajarannya menunda jajarannya melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi penyebaran wabah COVID-19 atau virus corona.

    "Menangguhkan perjalanan ke luar negeri untuk keperluan yang dapat ditunda, terutama di negara negara terdampak COVID-19," tulis Rektor UGM Panut Mulyono dalam surat edarannya kepada sivitas UGM, Jumat, 28 Februari 2020.

    Selain itu Panut meminta bagi sivitas UGM yang baru saja melakukan perjalanan ke luar negeri, untuk membatasi interaksi dengan sivitas UGM lainnya maupun anggota keluarga/rumah tangga selama 14 hari sejak kepulangannya ke Indonesia.

    Negara-negara yang dimaksud adalah Cina, Korea, Jepang, Singapura, Australia, Malaysia, Vietnam, Thailand, India. Amerika Serikat, Kanada, Italia, Jerman, Prancis, Inggris, Iran, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, dan Belanda.

    "Jika dalam masa 14 hari tersebut mengalami demam, batuk, pilek, sesak dan lainnya, mohon untuk segera periksa ke poli paru Rumah Sakit Umum Pusat dr. Sardjito dan mengirimkan hasil check- up via email ke kelembagaan@ugm.ac.id," kata Panut.

    Panut juga mengimbau sivitas UGM juga melakukan perilaku hidup sehat dengan lebih sering mencuci tangan menggunakan sabun atau cairan pembersih tangan. Juga  mengonsumsi makanan sehat agar lebih meningkatkan daya tahan tubuh, meminimalkan kegiatan di keramaian yang kurang diperlukan.

    Sivitas UGM juga diminta melindungi diri dan lingkungan dengan memakai masker dan mengurangi interaksi dengan sesama sivitas UGM lainnya maupun anggota keluarga/rumah tangga bagi yang mengalami gejala-gejala influenza.

    Panut juga mengimbau para sivitas kampus membuat ketentuan agar petugas kebersihan lebih sering membersihkan tempat-tempat yang sering terpegang tangan, seperti meja (terutama pada ruang-ruang rapat), gagang pintu, gagang jendela, papan tombol lift, pegangan atau rel tangga, dan lain-lain dengan disinfektan.

    Juru bicara UGM Iva Ariani membenarkan surat imbauan itu. "Semoga setiap sivitas UGM dan keluarganya senantiasa sehat," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.