Personel Brimob Gugur dalam Kontak Tembak di Arwanop Papua

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw (kiri) didampingi Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Herman Asaribab (kedua kiri) menyalami anggota Brimob di sela-sela upacara apel gabungan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin 14 Oktober 2019. TNI dan Polri bersinergi untuk meningkatkan pengamanan di Wamena. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw (kiri) didampingi Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Herman Asaribab (kedua kiri) menyalami anggota Brimob di sela-sela upacara apel gabungan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin 14 Oktober 2019. TNI dan Polri bersinergi untuk meningkatkan pengamanan di Wamena. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jayapura - Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan satu personel Brimob meninggal dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata di Kali Kabur, sekitar Arwanop, Papua. Kontak tembak itu terjadi pada Jumat kemarin.

    "Sempat terjadi kontak tembak dengan KKB di Kali Kabur hingga menyebabkan meninggalnya Bharada Doni Priyanto," kata Paulus Waterpauw pada Sabtu, 29 Februari 2020.

    Dia mengatakan kontak tembak itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIT hingga pukul 17.00 WIT.

    Paulus mengatakan saat ini jenazah sudah dievakuasi melalui jalan darat. Ini karena evakuasi dengan helikopter tak bisa dilakukan karena cuaca buruk. Jenazah dijadwalkan segera diterbangkan ke Jakarta.

    "Jenazah saat ini dalam perjalanan ke Timika," ujar Waterpauw.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    APBN 2020 Defisit 853 Triliun Rupiah Akibat Wabah Virus Corona

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksikan defisit pada APBN 2020 hingga Rp853 triliun atau 5,07 persen dari PDB akibat wabah virus corona.