Dubes India Sampaikan Kondisi Negaranya Usai Terjadi Kerusuhan

Reporter

Duta Besar India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat, saat menggelar jumpa wartawan menjelang kedatangan Perdana Menteri Narendra Modi ke Jakarta, 28 Mei 2018. TEMPO/Suci Sekar

TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar atau Dubes India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat menyampaikan bahwa negaranya saat ini dalam kondisi aman dan damai. Sebelumnya sempat terjadi kerusuhan di New Delhi berkaitan dengan protes warga terhadap UU Kewarganegaraan yang baru disahkan.

"Semuanya dalam keadaan damai. Dan sebagaimana diketahui, situasi di India di bawah kendali. Dan apa yang saya akan sampaikan ke anda, adalah press release dari Menteri Dalam Negeri kami untuk anda rujuk," kata Pradeep usai bertemu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat, 28 Februari 2020.

Pradeep pun meminta agar masyarakat tidak mempercayai kabar-kabar di luar yang belum dapat dipastikan kebenarannya. "Dan tentunya kami menyarankan kepada sahabat-sahabat kami untuk tidak percaya pada berita palsu yang disesatkan kepentingan pribadi yang mencoba mengganggu jalinan kemajemukan negara kami," kata dia.

Sebagaimana Indonesia yang punya semangat Bhineka Tunggal Ika, kata Pradeep, India juga meyakini hal yang sama. "Dan banyak kepentingan pribadi dan kelompok yang ingin menghancurkan jalinan tersebut," ujarnya.

Kerusuhan yang terjadi di New Delhi sejak Ahad hingga Rabu kemarin dilaporkan telah menewaskan sekitar 38 orang. Peristiwa itu dipicu oleh disahkannya UU Kewarganegaraan India yang dinilai merugikan terhadap muslim.

Adapun dalam pertemuannya dengan Mahfud, Pradeep mengatakan pihaknya membahas tentang hubungan bilateral antara Indonesia dan India. "Kita juga mendiskusikan soal keamanan Indonesia dan India," kata dia.






Bencana Longsor Salju di Himalaya, 4 Tewas dan Puluhan Pendaki Hilang

1 jam lalu

Bencana Longsor Salju di Himalaya, 4 Tewas dan Puluhan Pendaki Hilang

Korban merupakan bagian dari sekelompok peserta pelatihan pendakian gunung yang terkena longsoran salju di Himalaya.


Bencana Longsor di Himalaya, 10 Pendaki Tewas

6 jam lalu

Bencana Longsor di Himalaya, 10 Pendaki Tewas

Sepuluh pendaki tewas tertimbun longsoran salju di Pegunungan Himalaya, India, dan belasan lainnya masih dicari.


4 Pendaki Tewas dan Beberapa Hilang Terkena Longsor di Himalaya

13 jam lalu

4 Pendaki Tewas dan Beberapa Hilang Terkena Longsor di Himalaya

Sedikitnya empat tewas dan beberapa lainnya masih hilang di Himalaya, yang masuk wilayah India, setelah sekelompok 41 pendaki terkena longsoran salju


Citroen Hadir Kembali Via Indomobil, Ini Sejarahnya di Indonesia

18 jam lalu

Citroen Hadir Kembali Via Indomobil, Ini Sejarahnya di Indonesia

Merek Prancis Citroen memboyong tiga model mobil baru di Indonesia, yakni Citroen C5 Aircross, New C3, dan mobil listrik e-C4.


Ada Ancaman Bom di Pesawat Iran, India Kerahkan Jet Tempur

1 hari lalu

Ada Ancaman Bom di Pesawat Iran, India Kerahkan Jet Tempur

Jet-jet tempur India dikerahkan pada Senin 3 Oktober 2022 setelah adanya laporan bom di atas sebuah pesawat maskapai Iran yang tengah melintasi negara


Ponsel Flagship Google Pixel 7, Sudah Ada Harga dan Pre-order

3 hari lalu

Ponsel Flagship Google Pixel 7, Sudah Ada Harga dan Pre-order

Sekitar seminggu menjelang rilis resmi perangkatnya, info harga ponsel terbaru Google, seri Pixel 7, telah beredar.


Larangan Aktivitas Bisnis di Sekitar Taj Mahal, Ratusan Pelaku Usaha Terancam

5 hari lalu

Larangan Aktivitas Bisnis di Sekitar Taj Mahal, Ratusan Pelaku Usaha Terancam

Perintah Mahkamah Agung akan mempengaruhi setidaknya 500 gerai komersial di sekitar Taj Mahal.


PBNU Ungkap Alasan Undang Organisasi Hindu Sayap Kanan India ke Forum R20

5 hari lalu

PBNU Ungkap Alasan Undang Organisasi Hindu Sayap Kanan India ke Forum R20

Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf mengatakan sedang dalam proses membangun dialog dengan pemerintah India dan organisasi Hindu RSS.


Menang Lotre Rp 4,7 M, Pria di India Pusing Banyak Tetangga Mau Utang

6 hari lalu

Menang Lotre Rp 4,7 M, Pria di India Pusing Banyak Tetangga Mau Utang

Seorang pria di India menyesali keberuntungannya setelah menang lotre Rp 4,7 miliar.


India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

6 hari lalu

India Bekukan Kelompok Islam PFI, Dituding Lakukan Terorisme

Pemerintah India membekukan kelompok Islam Popular Front of India (PFI) dan afiliasinya karena dinilai terlibat "terorisme"