PPSDM Geominerba dan Pampersada Nusantara Gelar Diklat Peledakan Tambang

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PPSDM Geominerba Ajak Peserta Diklat Praktik Ledakan Tambang

    PPSDM Geominerba Ajak Peserta Diklat Praktik Ledakan Tambang

    INFO NASIONAL — Sebagai salah satu kontraktor penambangan batubara yang menggunakan peledakan dalam aktivitasnya, PT Pamapersada Nusantara sangat peduli terkait dengan persyaratan yang dibutuhkan. Tentunya juga sesuai dengan Kepmen ESDM No. 1827.K/30/MEM/2018.

    Untuk itu, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral, dan Batubara (PPSDM Geominerba) dan PT Pamapersada Nusantara menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) Pekerja Peledakan Madya. Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan karyawan pada level madya mampu melaksanakan peledakan yang baik dan benar.

    Tercatat ada 24 peserta yang mengikuti diklat selama lima hari (24-28 Februari) ini. Selama diklat, peserta dibekali materi peraturan keselamatan peledakan, administrasi gudang bahan peledak, pengenalan dan pengangkutan bahan peledak, peramuan bahan peledak, dan persiapan peledakan.

    Pada Kamis pagi, 27 Februari 2020, para instruktur yang terdiri dari Yudiana Hadiyat, Topan Satria Gumilang, dan Wanda Adinugraha, mengajak peserta diklat menjalankan praktik peledakan. Praktik ini berlangsung di PT Anugerah Bara Kaltim, Loa Janan, Kaltim.

    Sebanyak 110 lubang berdiameter 171 milimeter dengan kedalaman 8,5 meter diledakan menggunakan bahan peledak ANFO. Peledakan ini menggunakan metode Nonel. Untuk mengurangi jumlah isian handak dalam lubang, praktik ini menggunakan air deck (kantung udara) yang terbuat dari plastic liner.

    Melalui praktik lapangan ini peserta dapat melihat langsung cara mempersiapkan lubang ledak, membuat primer, mengisi bahan peledak ANFO ke dalam lubang ledak, hingga mengisi material stemming. Selain itu, juga diajarkan merangkai surface delay, dan apa saja yang perlu diperhatikan dalam penginisiasian rangkaian peledakan.

    Tak hanya melihat, peserta juga diharapkan dapat mengimplementasikannya di lapangan. Peserta juga diharapkan mampu memahami dan mengerti peran dan tanggung jawabnya sebagai pekerja peledakan madya, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan hasil yang memenuhi standar.

    Tidak berhenti pada diklat kali ini, kerja sama dengan PT Pamapersada Nusantara juga diharapkan dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, baik dari aspek pengembangan SDM ataupun lainnya. Di samping itu, dapat juga mengembangkan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan tambang lainnya di dalam maupun luar wilayah Kalimantan melalui in house training sejenis. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.