Ma'ruf Amin Hormati Keputusan Arab Saudi Batasi Umrah

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Ma'ruf Amin didampingi Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani, dan Wakil Presiden keenam Try Sutrisno memukul gong sebagai tanda pembukaan acara Riding Kebangsaan 4 Pilar MPR di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Ahad, 23 Februari 2020. Ma'ruf juga bertopi hitam dan rompi berwarna hijau tua dengan emblem Motor Harley Davidson. Foto: Setwapres RI

    Wakil Presiden Ma'ruf Amin didampingi Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani, dan Wakil Presiden keenam Try Sutrisno memukul gong sebagai tanda pembukaan acara Riding Kebangsaan 4 Pilar MPR di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Ahad, 23 Februari 2020. Ma'ruf juga bertopi hitam dan rompi berwarna hijau tua dengan emblem Motor Harley Davidson. Foto: Setwapres RI

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta semua elemen menghormati kebijakan pemerintah Arab Saudi yang melarang jemaah Indonesia untuk umroh karena mengantisipasi penyebaran virus Corona. "Ya ini karena kebijakan dari negara lain, harus kita hormati ya. Itu sebagai satu langkah," kata Ma'ruf di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat, 28 Februari 2020.

    Ma'ruf mengatakan, kebijakan tersebut memang merugikan Indonesia, terutama para pengusaha dan biro-biro perjalanan umroh karena adanya virus Corona. Namun, ia memahami bahwa langkah tersebut dilakukan Saudi untuk menjaga negaranya agar tak terpapar virus Corona.

    Menurut Ma'ruf, pemerintah terus bernegosiasi terkait jemaah yang sudah memperoleh visa dan sedang menunggu Keberangkatan. "Negosiasi terus dilakukan, tentu. Tetapi kewenangan ada di Saudi. Itu kedaulatan mereka, saya kira kita menghormati lah," ujarnya.

    Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menetapkan untuk menyetop izin kunjungan ibadah umrah dan akses ke makam Nabi Muhammad di Madinah untuk sementara akibat wabah COVID-19 yang kian meluas.

    Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh mengatakan pemberhentian penerimaan jemaah umrah oleh Arab Saudi bersifat sementara. Hal itu juga dilakukan guna melakukan upaya perlindungan yang maksimal terhadap keamanan warga negara dan penduduk.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.