KJRI: Saudi Tak Akan Izinkan WNA Masuk Meski Punya Visa Umrah

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah umat Muslim berdesakkan untuk mencium Hajar Aswad saat melakukan tawaf mengelilingi Kakbah di dalam bagian ibadah Hajinya di Mekkah, 4 September 2016. REUTERS

    Sejumlah umat Muslim berdesakkan untuk mencium Hajar Aswad saat melakukan tawaf mengelilingi Kakbah di dalam bagian ibadah Hajinya di Mekkah, 4 September 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Arab Saudi tetap tidak akan mengizinkan warga negara mana pun untuk masuk ke negaranya dan melaksanakan ibadah umrah. Larangan itu juga berlaku kepada mereka yang telah memiliki visa. "Mereka tetap belum izinkan untuk masuk karena memang larangan itu untuk semua negara," ujar Konsul Jenderal RI Jeddah, Eko Hartono, saat dihubungi pada Jumat, 28 Februari 2020.

    Eko mengatakan, Pemerintah Arab Saudi bersikukuh tak akan membuka pintu lantaran untuk menjaga kesehatan masyarakat setempat.

    Selain itu, Pemerintah Arab Saudi telah memastikan tak akan mencoret Indonesia dari daftar virus Corona. "Mreka sepertinya masih melihat Indonesia rawan terdampak virus tersebut," kata Eko.

    Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi mengambil langkah melarang sementara kedatangan jemaah umrah dari mancanegara masuk ke negaranya. Keputusan ini diambil untuk mencegah masuknya virus Corona. Larangan ini mulai berlaku pada hari ini. Pengajuan visa kunjungan juga sudah dihentikan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.