Ratusan Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Malaysia

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan jamaah Haji berbondong-bondong menuju Mina untuk melakukan lempar Jumrah Aqabah di Mina, Mekah, Arab Saudi, (15/10). (AP Photo/Amr Nabil)

    Ribuan jamaah Haji berbondong-bondong menuju Mina untuk melakukan lempar Jumrah Aqabah di Mina, Mekah, Arab Saudi, (15/10). (AP Photo/Amr Nabil)

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah seorang jemaah umrah asal Indonesia, Heru, belum mendapatkan kepastian untuk bisa terbang ke Arab Saudi, menyusul kebijakan pemerintah Arab Saudi menutup akses masuk warga negara asing guna menghindari tersebarnya virus Corona.

    Heru bersama 25 orang anggota rombongan mengatakan saat ini mereka diinapkan di salah satu hotel di Malaysia. Pria asal Boyolali, Jawa Tengah itu bercerita rombongannya tiba di Malaysia pada Kamis pagi, 27 Februari 2020 dan langsung menuju hotel untuk beristirahat sejenak. Sekitar siang hari, mereka bersiap untuk menuju bandara.

    "Itu untuk rombongan saya sudah naik bus mau berangkat (ke bandara). Eh ada info sementar bandara Malaysia enggak bisa berangkatkan jemaah umroh baik dari Malaysia maupun Indonesia," kata Heru kepada Tempo, Kamis.

    Setelah itu, Heru mengatakan rombongannya mesti menunggu kepastian keberangkatan. Pada pukul 12.00 waktu Malaysia, rombongan kembali bersiap menuju bandara.

    "Kita akhirnya sampai bandara lagi. Tapi sampai sana enggak bisa berangkat. Dengar-dengar katanya enggak bisa masuk Arab," ujar pria 55 tahun itu.

    Heru yang memboyong istrinya itu mengaku menunggu di bandara hingga sore hari. Ia dan rombongan baru kembali ke hotel di Malaysia pukul 17.30 waktu setempat.

    "Iya kami menunggu kepastian. Ternyata sampai sore enggak jadi berangkat. Dari pihak biro suruh masuk hotel saja. Ya sudah kami ikut. Ini kebanyakan satu hotel juga sama biro lain (dari Indonesia). Ada ratusan," kata Heru.

    Heru mengatakan hingga kini, masih belum ada kepastian apakah mereka akan melanjutkan perjalanan atau dipulangkan ke tanah air. Ia menyebut pihak biro meminta jamaah untuk menunggu.

    "Belum ada kepastian dan janji apakah besok berangkat atau pulang. Enggak tahu sampai kapan nunggunya," kata Heru.

    Meski begitu Heru mengaku memaklumi hal ini. Rombongan umrahnya juga kini terus menjaga kesehatan, apalagi banyak yang berusia lanjut. "Kami maklum juga. Kami pasrah saja mana yang terbaik. Kami sabar saja nunggu keputusan," ujarnya.

    Terkait jemaah yang sudah dalam perjalanan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan pihaknya tengah bernegosiasi dengan otoritas Arab Saudi agar tetap diizinkan masuk. Namun belum ada kepastian mengenai hal tersebut 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.