Arab Saudi Hentikan Umrah, Terawan: Kalau Ngomong Dulu Kan Enak

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (keempat kiri) menyapa sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah selesai menjalani masa observasi usai dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, China di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu, 15 Februari 2020. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan secara resmi telah memulangkan 238 WNI ke daerah masing-masing karena telah dinyatakan sehat. ANTARA

    Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (keempat kiri) menyapa sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah selesai menjalani masa observasi usai dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, China di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu, 15 Februari 2020. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan secara resmi telah memulangkan 238 WNI ke daerah masing-masing karena telah dinyatakan sehat. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan idelanya pemerintah Arab Saudi memberitahu terlebih dahulu pemerintah Indonesia terkait kebijakan mereka melarang sementara kedatangan jemaah umrah.

    "Kalau ngomong-ngomong kan enak, ya toh, negosiasi dan sebagainya. Tapi kami enggak memaksakan diri karena itu keputusan sebuah negara. Kami menghargai supaya tak jadi preseden buruk untuk kemudian hari," ujar Terawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Kamis, 27 Februari 2020.

    Pemerintah Arab Saudi membatasi kedatangan jemaah umrah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Selain Indonesia, beberapa negara lain.

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebelumnya juga mengatakan hal serupa. "Kami menghargai, menghormati, karena apapun yang namanya kesehatan itu dinomorsatukan oleh pemerintah arab saudi. Kita sangat menghargai," ujar Jokowi saat ditemui usai acara Indonesia Digital Economy Summit 2020 di Ritz-Carlton Pasifik Place, Jakarta pada Kamis, 27 Februari 2020.

    Menurut Jokowi, ia juga baru mendapatkan informasi ihwal hal tersebut, kemarin. "Saya kira ini kan tidak hanya untuk indonesia, tapi untuk semua negara karena mereka ingin memproteksi, melindungi warga negaranya dari virus corona. Kita sangat menghargai itu," ujar dia.

    Menanggapi keputusan Arab Saudi ini, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh juga sudah mengerahkan jajarannya untuk ke bandara, sebagai antisipasi banyak jamaah yang ditahan di sana.

    "Kami juga meminta para pengelola biro perjalanan umrah untuk pro aktif mengelola informasi kepada para jemaah," kata Staf Khusus Menteri Agama Ubaidilah Amin lewat keterangan tertulis pada Kamis, 27 Februari 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara