Ditjen PAS: 29 Napi Terorisme Berikrar Setia kepada NKRI di 2020

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami dalam diskusi antara Menkumham Yasonna Laoly  dengan redaksi Tempo di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, Senin, 10 Desember 2018. TEMPO/Nufus Nita Hidayati

    Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami dalam diskusi antara Menkumham Yasonna Laoly dengan redaksi Tempo di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, Senin, 10 Desember 2018. TEMPO/Nufus Nita Hidayati

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Sri Puguh Budi Utami mengatakan 29 napi terorisme telah berikrar setia kepada NKRI selama Januari-Februari 2020. "Mereka menyatakan sumpah kesetiaan terhadap NKRI sepanjang tahun 2020 berjalan," kata Utami di kantornya pada Kamis, 27 Februari 2020.

    Dua puluh sembilan orang narapidana terorisme itu berasal dari 4 lembaga pemasyarakatan, yakni 13 orang dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Pasir Putih Nusakambangan, 9 orang dari Lapas Narkotika kelas IIA Gunung Sindur, 5 orang dari Lapas kelas III Gunung Sindur, dan 2 orang dari Lapas Khusus kelas IIA Karanganyar.

    Utami mengatakan, hingga Desember 2019, Ditjen PAS telah berhasil membuat 116 napi terorisme berikrar setia pada NKRI. Untuk tahun 2020, Utami menyebut pihaknya mentargetkan 48 orang narapidana terorisme akan berikrar. Jumlah itu didapatkan berdasarkan hasil penilaian Ditjenpas terhadap napi terorisme. "Kalau mau melakukan pendekatan dengan lebih intensif kepada mereka kami yakin mereka akan berNKRI di tahun 2020."

    Utami bercerita, dalam acara deklarasi resolusi Ditjenpas, para napi terorisme diminta menyanyikan lagu Indonesia Raya di hadapan tamu undangan, sementara selama ini petugas lapas sering mereka sebut thagut. "Selama ini mungkin enggak mudah, kami bersyukur sekali pada akhirnya bisa.” Ia berharap lebih banyak napi teroris yang berikrar setia kepada NKRI.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.