Komisi Agama DPR Minta Arab Saudi Jelaskan Soal Larangan Umrah

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan umat muslim melaksanakan saat berjamaah di dekat Kakbah saat umroh di bulan Ramadan di Mekah, Arab Saudi, 26 Mei 2019.  REUTERS/Waleed Ali

    Ribuan umat muslim melaksanakan saat berjamaah di dekat Kakbah saat umroh di bulan Ramadan di Mekah, Arab Saudi, 26 Mei 2019. REUTERS/Waleed Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Agama DPR Ace Hasan Syadzily meminta Kedutaan Arab Saudi menjelaskan alasan menghentikan sementara kunjungan umrah. "Kami harus mendapatkan penjelasan, setidaknya untuk Indonesia dari Kedutaan Arab Saudi di Jakarta tentang hal ini," kata Ace melalui keterangan tertulis, Kamis, 27 Februari 2020.

    Politikus Partai Golkar ini mengatakan kaget bila benar pemerintah Arab memberlakukan kebijakan itu karena virus Corona. Menurut dia, seharusnya pemerintah Arab sudah siap untuk menghadapi virus ini, seperti yang terjadi pada 2013 ketika virus sejenis menyebar.

    Ace mengatakan jemaah umrah Indonesia tentu kecewa dengan kebijakan ini. "Tentu mereka sangat berharap bisa berangkat sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh biro travel."

    Ia yakin pemerintah Arab punya pertimbangan. Namun, ia meminta Arab Saudi menjelaskan sampai kapan larangan ini akan berlaku. "Yang harus dijelaskan Pemerintah Arab Saudi sampai kapan kebijakan ini akan diterapkan?"

    Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menghentikan sementara kunjungan umrah. Larangan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.