Wakil Ketua DPRD DIY Kritik Polisi Gunduli Tersangka Susur Sungai

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga dan petugas memadati pinggir Sungai Sempor Sleman tempat musibah terseretnya para siswa SMPN 1 Turi Sleman saat susur sungai pada Jumat (21/2). Tempo/Pribadi Wicaksono

    Warga dan petugas memadati pinggir Sungai Sempor Sleman tempat musibah terseretnya para siswa SMPN 1 Turi Sleman saat susur sungai pada Jumat (21/2). Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana mengkritik polisi yang diduga menggunduli tiga orang tersangka dalam insiden susur sungai di Sleman. Polisi menetapkan ketiga pembina pramuka sekaligus guru SMPN 1 Turi ini sebagai tersangka karena lalai sehingga menyebabkan 10 siswa meninggal.

    “Muncul keprihatinan baru ketika beredar foto foto bapak guru yang jadi tersangka di medsos (media sosial) dengan kepala digunduli dan mengenakan baju pesakitan dengan berbagai komentar negatif,” kata Huda yang juga alumnus SMPN 1 Turi, Rabu, 26 Februari 2020.

    Huda menuturkan, secara pribadi ketiga tersangka telah bersedia menjalani proses hukum atas kelalaian mereka. Tetapi, semestinya para guru itu tetap diperlakukan secara wajar sebagaimana orang yang menjalani proses hukum.

    “Kami mohon agar bantuan hukum tetap diberikan oleh institusi yang berwenang, kami mohon agar jangan diperlakukan sebagaimana penjahat atau koruptor yang melakukan tindakan mereka dengan kesengajaan,” ujarnya.

    Huda menuturkan tragedi susur sungai SMPN 1 Turi Sleman tak bisa dipungkiri menjadi suatu hal yang sangat memprihatinkan dan menyedihkan bagi dunia pendidikan. “Kita semua berdoa dan berusaha agar peristiwa ini tidak pernah terulang lagi. Pelajaran yang sangat menyakitkan bagi kita semua,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.