Sejumlah Ormas Katolik Tolak RUU Ketahanan Keluarga

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keluarga bahagia

    Ilustrasi keluarga bahagia

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah Organisasi Masyarakat atau Ormas Katolik menolak Rancangan Undang-Undang atau RUU Ketahanan Keluarga. "Masih banyak persoalan yang jauh lebih prioritas, antara lain toleransi umat beragama," kata ormas-ormas ini lewat keterangan tertulis yang diperoleh Tempo pada Rabu, 26 Februari 2020.

    Ormas Katolik yang menolak antara lain Pemuda Katolik, DPP Wanita Katolik RI (WKRI), Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA), Perhimpunan Mahasiswa Katolik RI (PMKRI), dan Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI).

    Mereka menyebut bahwa RUU Ketahanan Keluarga menjadi simbol kemunduran demokrasi dan bukan hal darurat yang harus diprioritaskan. 

    Apalagi, gagasan RUU Ketahanan Keluarga membuat negara menjadi terlalu jauh mengurusi persoalan yang bersifat pribadi. Di mana hal tersebut tidak etis disinggung oleh pihak lain terlebih pemerintah.

    Lalu, bahwa pola asuh, mendidik, dan membesarkan anak merupakan tanggung jawab dan komitmen masing-masing orang tua. "Perlu dihormati oleh negara, oleh karena itu sangat tidak tepat apabila hal-hal tersebut diatur dalam undang-undang yang bersifat totaliter dan memaksa," kata ormas Katolik ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.