Ini Motivasi Presiden PKS Temui Ketua Umum Golkar

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama Presiden PKS Sohibul Iman melakukan pertemuan di DPP Partai Golkar, Jakarta, 25 Februari 2020. Tempo/Friski Riana

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama Presiden PKS Sohibul Iman melakukan pertemuan di DPP Partai Golkar, Jakarta, 25 Februari 2020. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Departemen Politik Dewan Pimpinan Partai Keadilan Sejahtera Pipin Sopian mengatakan motivasi utama pertemuan PKS dengan Partai Golkar pada Selasa malam kemarin adalah untuk membangun kesepahaman meski berbeda pilihan politik.

    "Meskipun sikap politik PKS dan Golkar berbeda, tapi kami bisa dialog, bisa tukar pikiran. Membangun kesepahaman bahwa setiap elemen bangsa harus berkomunikasi," kata Pipin kepada Tempo, Rabu, 26 Februari 2020.

    Pipin mengatakan, pertemuan kedua pimpinan partai yang berbeda sikap politik itu bisa menghilangkan prasangka-prasangka negatif dan mencari titik temu. Misalnya mencari kesamaan yang bisa dikerjasamakan dan menghormati perbedaan. "Intinya mutual respect."

    Titik temunya, kata Pipin, adalah kerja sama dalam Pilkada 2020 di sejumlah daerah. "Jadi meskipun di pusat PKS tidak koalisi dengan Golkar, tapi di daerah PKS dan Golkar bisa koalisi," kata dia.

    Pertemuan Presiden PKS Sohibul Iman dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membahas peluang berkoalisi di sejumlah daerah yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah 2020. Salah satu daerah yang sedang dijajaki untuk berkoalisi adalah Kota Medan.

    Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Mustafa Kamal mengatakan partainya mempertimbangkan berkoalisi dengan Partai Golkar untuk mendukung Bobby Nasution, menantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi, di Pilkada Kota Medan 2020.

    "Itu kelihatannya memang dari Partai Golkar akan mengarah ke sana (mendukung Bobby) karena masih keluarga besar Partai Golkar dari keluarga besar Pak Bobby ya. Nanti kami coba timbang-timbang, meskipun kami juga punya tahapan pembahasan secara internal," kata Mustafa di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Selasa, 25 Februari 2020.


     

     

    Lihat Juga