Jazuli: Pertamuan Pimpinan PKS-Golkar Perkuat Komunikasi di DPR

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Jazuli Juwaini bersiap memimpin Rapat Pleno Fraksi PKS di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 11 April 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Jazuli Juwaini bersiap memimpin Rapat Pleno Fraksi PKS di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 11 April 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mengatakan pertemuan para pimpinan PKS dengan Partai Golkar pada Selasa malam, 25 Februari 2020, semakin memperkuat jalinan silaturahim dan komunikasi politik, dan kerja sama kedua partai di parlemen. "Dengan pertemuan antara Presiden PKS dan Ketua Umum Partai Golkar Selasa malam semakin mengokohkan jalinan silaturahim, komunikasi, dan kerja sama yang telah terjalin sangat baik di DPR," kata Jazuli dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 26 Februari 2020.

    Di DPR, Fraksi PKS telah lebih dulu datang menyambangi Fraksi Partai Golkar dan hingga saat ini terus menjalin komunikasi intensif. Menurut dia dilakukan karena banyak isu parlemen yang saling beririsan menyangkut agenda pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU), pengawasan, dan anggaran negara. "Tinggal sejumlah kesepakatan antara dua pimpinan partai kami operasionalisasikan secara lebih detil di parlemen," ujarnya.

    Dia mencontohkan agenda-agenda parlemen yang perlu komunikasi intensif sehingga terjadi kesepahaman antara lain soal rencana pembahasan Omnibus Law dan prioritas Prolegnas 2020 lainnya dan pembelaan bersama kepentingan rakyat kecil.

    Pimpinan PKS melakukan kunjungan silaturahim ke Partai Golkar yang dipimpin langsung Presiden PKS Sohibul Iman dan diterima Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto beserta Sekjen dan para Wakil Ketua Umum Partai Golkar. Dalam pertemuan itu, Sohibul didampingi Sekjen PKS Mustafa Kamal, Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini, Bendahara Umum PKS Mahfudz Abdurrahman, para Ketua DPP PKS Almuzamil Yusuf, Chairul Anwar dan Hermanto serta Wakil Ketua Fraksi PKS di DPR Ecky Awal Muharram dan Adang Darajatun.

    Jazuli mengatakan, dalam pertemuan Selasa malam itu, Presiden PKS Sohibul Iman berharap Omnibus Law bisa menjadi instrumen untuk mendorong transformasi struktural Indonesia. "Karena itu Presiden PKS berharap agar substansinya tetap menjaga tiga koridor, yaitu koridor konstitusi, koridor keadilan bagi semua pihak, dan koridor prinsip-prinsip otonomi daerah," ujarnya.

    Menurut Jazuli, dalam pertemuan itu dia menyampaikan posisi PKS yang berfokus terhadap kemandirian ekonomi anak bangsa sehingga Pemerintah harus jelas keberpihakannya pada permodalan UMKM.

    Jazuli menjelaskan, pertemuan pada Selasa malam itu, selain bertujuan mempererat silaturahim politik dan kebangsaan, juga dimaksudkan untuk menjalin kerjasama yang semakin erat dengan Partai Golkar dalam berbagai isu seperti pilkada dan isu-isu politik di parlemen. PKS, kata Jazuli, menaruh hormat dan dengan kerendahan hati banyak belajar dari Partai Golkar. “Bentuk konkretnya kami ingin membangun kerjasama yang lebih erat dalam isu-isu politik dan kebangsaan baik di pentas politik nasional maupun lokal (pilkada), juga dalam isu-isu kebijakan di DPR."


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.