Sambil Angkat Dua Jari, Yasonna Bersumpah Tak Kenal Harun Masiku

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly saat mengikuti rapat kerja (raker) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 24 Februari 2020. Raker tersebut membahas tindak lanjut pembahasan RUU KUHP dan RUU Pemasyarakatan. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly bersumpah tak mengenal tersangka suap mantan komisioner KPU Wahyu Setiawan, Harun Masiku.

Sambil mengacungkan dua jari, Politikus PDIP ini mengatakan sama sekali tidak mengenal Harun. Ia mengaku baru melihat Harun melalui foto. "Sama sekali tidak kenal. Lihat mukanya fisik belum pernah dari foto saja,” kata Yasonna saat rapat kerja dengan Komisi Hukum DPR pada Selasa, 25 Februari 2020.

Dalam rapat itu, anggota Komisi Hukum dari Partai Amanat Nasional (PAN), Sarifuddin Sudding, mempersoalkan kenapa sistem imigrasi tak bisa menangkap kepulangan Harun Masiku ke Indonesia dari Singapura pada 7 Januari 2020.

Sudding mempersoalkan Kemenkumham yang menggunakan satu sumber data saja, padahal Tempo, bisa mendapatkan data kepulangan Harun melalui gambar CCTV.

“Yang nggak masuk akal, saudara hanya gunakan satu sumber informasi, sementara isu ini dapat perhatian publik. Pernyataan anda meyakinkan,” kata Sudding di gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa 25 Februari 2020.

Politisi Demokrat Benny K. Harman juga mempersoalkan keputusan Menteri mencopot Ronny Sompie dari jabatan Dirjen Imigrasi. Benny mengatakan Yasonna adalah sahabat Harun karena berasal dari PDIP. “Kami kan ingin membangun akuntabilitas publik. Kenapa menyangkal Harun sahabat? Jangan lah bohong di siang hari bolong,” kata dia.






PDIP dan PKB Klaim Partai Wong Cilik, Gerindra Juga Mengaku Sama

9 jam lalu

PDIP dan PKB Klaim Partai Wong Cilik, Gerindra Juga Mengaku Sama

Menurut Dasco, lumbung suara Ketua Umum Gerindra Prabowo yang digadang-gadang menjadi capres 2024 juga berasal dari petani dan nelayan.


Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

11 jam lalu

Survei CSIS: Elektabilitas Demokrat Samai Golkar, PDIP Tertinggi

Tingkat elektabilitas PDIP mencapai 21,6 persen; Demokrat dan Golkar mencapai 11,3 persen.


Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

11 jam lalu

Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

Puan Maharani akan melanjutkan safari politiknya. PDIP menyebut sudah berkomunikasi dengan Golkar. Tergantung kecocokan waktu.


Puan Maharani: PDIP dan PKB Sama-sama Partai Wong Sendal Jepit

1 hari lalu

Puan Maharani: PDIP dan PKB Sama-sama Partai Wong Sendal Jepit

Sebagai Ketua DPR, Puan Maharani menyebut dirinya sudah sering bertukar pikiran dengan Cak Imin yang juga Wakil Ketua DPR di Gedung DPR.


Kala Dewan Kolonel Jadi Guyon di Pertemuan Puan Maharani dan Cak Imin

1 hari lalu

Kala Dewan Kolonel Jadi Guyon di Pertemuan Puan Maharani dan Cak Imin

Pertemuan Puan Maharani dan Cak Imin diwarnai candaan seputar Dewan Kolonel yang diinisiasi politkus PDIP Johan Budi Pribaowo.


Puan Maharani soal Dewan Kolonel: Itu Hanya Nama dan Bentukan

1 hari lalu

Puan Maharani soal Dewan Kolonel: Itu Hanya Nama dan Bentukan

Hari ini di Taman Makam Pahlawan, mereka yang mengisi Dewan Kolonel hadir mendampingi Puan Maharani.


Puan Maharani dan Cak Imin Bertemu, dari Ziarah hingga Catwalk di Zebra Cross

1 hari lalu

Puan Maharani dan Cak Imin Bertemu, dari Ziarah hingga Catwalk di Zebra Cross

Meski sudah sering bertemu, Puan Maharani pun menyebut pertemuan dengan Cak Imin hari ini spesial.


Puan Maharani dan Cak Imin Ziarah ke Makam Taufiq Kiemas

1 hari lalu

Puan Maharani dan Cak Imin Ziarah ke Makam Taufiq Kiemas

Puan Maharani didampingi sejumlah politikus PDIP, seperti Bambang Wuryanto, Utut Adianto, hingga Trimedya Panjaitan.


Survei: Elektabilitas PDIP Tertinggi di Jakarta, Disusul PSI dan Gerindra

2 hari lalu

Survei: Elektabilitas PDIP Tertinggi di Jakarta, Disusul PSI dan Gerindra

NSN melansir hasil surveinya yang menempatkan PDIP dan PSI menduduki peringkat teratas elektabilitas di DKI Jakarta.


Megawati Ingin Bangun Kantor Partai di Empat Pulau Terluar, Ini Alasannya

2 hari lalu

Megawati Ingin Bangun Kantor Partai di Empat Pulau Terluar, Ini Alasannya

Ketua Umum PDIP Megawati ingin memiliki kantor partai di Sabang, Merauke, Miangas, dan Pulau Rote