Soal Rizieq Shihab, FPI Minta Yasonna Laoly Surati Saudi

Reporter

Editor

Amirullah

Menantu Rizieq Shihab, Muhammad Hanif Al-Athos, Ketua Umum Front Santri Indonesia, berorasi dalam demonstrasi bertajuk Halalbihalal Persaudaraan Alumni 212 di kawasan Patung Kuda Jalan Merdeka Barat, Rabu 26 Juni 2019. TEMPO /TAUFIQ SIDDIQ

TEMPO.CO, Jakarta - Front Pembela Islam meminta pemerintah mengirim surat resmi ke pemerintah Arab Saudi yang menyatakan bahwa Rizieq Shihab sudah boleh pulang. Ia meminta pemerintah tak hanya bicara tanpa tindakan nyata.

"Ini negara seperti negara abal-abal saja, berhenti sampai statement," kata Juru Bicara FPI Munarman, saat dihubungi, Selasa, 25 Februari 2020.

Munarman mengatakan ini menanggapi pernyataan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang mempersilakan Rizieq Shihab pulang ke Tanah Air.

Menurut Munarman, pernyataan di depan media saja tidak cukup. Pemerintah, kata dia, mesti mengirimkan surat resmi ke Arab Saudi. Surat itu menyatakan bahwa Rizieq Shihab bisa pulang ke tanah air. "Buktikan ucapan tersebut dalam bentuk surat resmi, biar bisa jadi pegangan Kerajaan Saudi," kata Munarman.

Yasonna sebelumnya mengatakan pemerintah Indonesia tidak mencekal Rizieq Shihab.

“Soal Habib Rizieq, kalau beliau mau masuk (ke Indonesia), ya masuk saja. Enggak ada, kami enggak ada daftar cekal, enggak ada daftar tangkal di kami,” kata Yasonna saat rapat kerja bersama Komisi Hukum DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 25 Februari 2020.

Yasonna mengatakan tak ada data penangkalan untuk Rizieq Shihab di Direktorat Jenderal Imigrasi. Bahkan, kata dia, pernyataan ini sudah disampaikan berulang kali oleh pihak Imigrasi. Karena itu, kata Yasonna, Rizieq dianggap bebas dalam sistem. Artinya, kapan pun ia pulang tidak akan ada tindakan penangkalan apa pun. “Dalam sistem freeanytime kalau beliau mau masuk, masuk saja,“ kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.

ROSSENO AJI | FIKRI ARIGI






Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

6 hari lalu

Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

Massa Aksi Bela Rakyat yang menolak kenaikan harga BBM hendak menerobos barikade untuk menuju ke Istana.


Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

6 hari lalu

Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

Sekelompok emak-emak gabung Aksi Bela Rakyat menolak kenaikan harga BBM. Mereka datang sambil membawa alat masak.


FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

6 hari lalu

FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

FPI dan PA 212 menggelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda menolak kenaikan harga BBM. Mereka juga menuntut pemerintah menurunkan harga bahan pokok.


Deretan Pertimbangan Hakim Vonis Lepas Penembakan Laskar FPI

14 hari lalu

Deretan Pertimbangan Hakim Vonis Lepas Penembakan Laskar FPI

Dua polisi penembak laskar Front Pembela Islam (FPI), Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella, divonis lepas oleh majelis hakim P .


Lika-liku Kronologi Peristiwa KM 50: Kejar-kejaran hingga Vonis Bebas Terdakwa

14 hari lalu

Lika-liku Kronologi Peristiwa KM 50: Kejar-kejaran hingga Vonis Bebas Terdakwa

Sebelum dinyatakan tewas, 6 anggota FPI diduga sempat terlibat kejar-kejaran dengan pihak kepolisian dalam peristiwa Kilometer 50 atau KM 50.


Sempat Ditangani Ferdy Sambo, Ini Kesamaan Kasus KM 50 dan Brigadir J

14 hari lalu

Sempat Ditangani Ferdy Sambo, Ini Kesamaan Kasus KM 50 dan Brigadir J

Kasus Brigadir J dan KM 50 yang pernah ditangani Ferdy Sambo dinilai memiliki kesamaan berupa rekayasa baku tembak oleh aparat kepolisian.


Tempo Tayangkan Film Dokumenter Kilometer 50, Ini 3 Fakta Seputar Peristiwa KM 50

14 hari lalu

Tempo Tayangkan Film Dokumenter Kilometer 50, Ini 3 Fakta Seputar Peristiwa KM 50

Tempo meluncurkan film dokumenter Kilometer 50 tentang penembakan 6 anggota FPI oleh aparat kepolisian. Berikut 3 fakta peristiwa tersebut.


Anak Buah Ferdy Sambo Perusak TKP Duren Tiga dan Dugaan Perannya di Peristiwa KM50

14 hari lalu

Anak Buah Ferdy Sambo Perusak TKP Duren Tiga dan Dugaan Perannya di Peristiwa KM50

Dalam laporan majalah Tempo edisi 3 September 2022, Handik adalah salah satu penyokong skenario Ferdy Sambo.


Kasus KM 50: Apa Itu Vonis Lepas yang Dijatuhkan ke Penembak Laskar FPI

14 hari lalu

Kasus KM 50: Apa Itu Vonis Lepas yang Dijatuhkan ke Penembak Laskar FPI

Vonis lepas merupakan vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim ketika terdakwa bersalah, tetapi tidak dapat dipidana. Hal itu muncul di kasus KM 50.


Film Dokumenter Kilometer 50 tentang Penembakan Laskar FPI Tayang 15 September

15 hari lalu

Film Dokumenter Kilometer 50 tentang Penembakan Laskar FPI Tayang 15 September

Film dokumenter Kilometer 50 mengangkat peristiwa penembakan laskar FPI di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50. Menguak cerita lain.