PKS Desak Pemerintah Jemput WNI di Kapal Diamond dengan Pesawat

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penumpang negatif virus corona menggunakan masker saat meninggalkan kapal pesiar Diamond Princess di Daikoku Pier Cruise Terminal di Yokohama, Jepang, 21 Februari 2020. Ratusan penumpang dari berbagai negara diturunkan dari kapal pesiar REUTERS/Athit Perawongmetha

    Sejumlah penumpang negatif virus corona menggunakan masker saat meninggalkan kapal pesiar Diamond Princess di Daikoku Pier Cruise Terminal di Yokohama, Jepang, 21 Februari 2020. Ratusan penumpang dari berbagai negara diturunkan dari kapal pesiar REUTERS/Athit Perawongmetha

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, mendesak pemerintah memulangkan 69 warga negara Indonesia (WNI) awak kapal pesiar Diamond Princess dengan pesawat. Hidayat mengatakan pemulangan cepat lebih baik selagi para WNI itu dalam kondisi sehat dan negatif virus Corona (Covid-19).

    Hidayat pun berpendapat agar penjemputan itu tak dilakukan dengan kapal laut. Dia menilai penggunaan kapal malah memperbesar risiko para WNI itu terkena virus Corona.

    "Kalau pakai kapal waktunya sekitar seminggu sampai dua minggu, itu sangat mungkin terjadi masa inkubasi yang kemudian buat mereka tadinya tidak terkena malah menjadi terpapar virus corona," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 25 Februari 2020.

    Hidayat juga memaklumi jika para WNI itu kini merasa tertekan. Sebab, kru kapal dari negara lainnya sudah kembali ke negaranya masing-masing. "Indonesia belum ada kepastiannya. Tentu ini kondisi amat sangat, membuat mereka tidak nyaman dan tidak aman juga," ujar Hidayat.

    Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ini pun mendukung jika pemerintah hendak mengkarantina para WNI awak Diamond Princess itu. Namun jika lokasi karantina dekat permukiman, dia berpesan agar pemerintah berkomunikasi dengan masyarakat setempat.

    "Jangan terulang kasus Natuna. Warga Natuna enggak diajak komunikasi, tiba-tiba didatangi ataupun tamu WNI dari Wuhan," kata dia.

    Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sebelumnya menyatakan pemerintah tak ingin terburu-buru mengevakuasi WNI yang ada di kapal Diamond Princess. Ia beralasan pemerintah masih bernegosiasi dengan Jepang terkait skema pemulangan.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.