Yaqut Ansor Belum Terima Surat Resmi Gibran Jadi Banser Solo

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, mengunjungi Pasar Burung Depok, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat, 21 Februari 2020. Gibran mampir ke pasar ini setelah salat Jumat di Masjid Attaqwa Depok Manahan, kemudian mampir ke pedagang kaki lima (PKL) mie ayam untuk makan siang. Tempo/Bram Selo Agung Mardika

    Bakal calon Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, mengunjungi Pasar Burung Depok, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat, 21 Februari 2020. Gibran mampir ke pasar ini setelah salat Jumat di Masjid Attaqwa Depok Manahan, kemudian mampir ke pedagang kaki lima (PKL) mie ayam untuk makan siang. Tempo/Bram Selo Agung Mardika

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum GP Anshor Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut mengatakan belum mendapat surat rekomendasi dari Pengurus Cabang Ansor Solo, terkait pengangkatan Gibran Rakabuming Raka yang diangkat menjadi anggota kehormatan.

    “Formalnya harus melalui SK pimpinan pusat. Saya menunggu saja usulan dari daerah. Kalau ada usulan, dan jika apa yang ditulis Gibran di status media sosial itu benar, sangat terbuka peluang Gibran untuk menjadi anggota kehormatan,” kata Yaqut ketika dihubungi pada Senin, 24 Februari 2020.

    Putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi ini mengaku diangkat menjadi anggota kehormatan Banser Solo. 

    “Jelas sebuah kebanggaan saya diangkat jadi anggota kehormatan Banser Surakarta. Tapi, status itu menuntut tanggung jawab yang besar dan berat, karena ada kesejarahan jamaah dan jam’iyyah NU sebagai salah satu unsur penting pendiri dan penjaga kelangsungan NKRI,” tulis Gibran melalui akun Instagramnya @gibran_rakabuming Senin, 24 Februari 2020.

    Yaqut menampik pengangkatan Gibran ini berkaitan dengan Pilkada Solo. Ia menyebut Banser tidak masuk ke urusan politik. Ia menduga Gibran ingin bergabung dengan NU dengan alasan kebangsaan bukan politik praktis.

    “Soal politik praktis biar diurus parpol saja. Banser meletakkan diri dalam prasangka baik. Bahwa Gibran ingin menjadi anggota Banser karena motivasi kebangsaan bukan politik praktis,” kata Yaqut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto