Mahfud Md Anggap Hasil Survei Pilpres 2024 Sekadar Hiburan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan atau Menkopolhukam Mahfud MD menyambangi Pulau Natuna, Kepulauan Riau pada Kamis, 6 Februari 2020. Mahfud hadir bersama dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Kepala BNPB Doni Monardo. Tempo/Dewi Nurita

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md menanggapi enteng hasil survei yang menempatkannya sebagai salah satu menteri yang potensial menjadi calon presiden 2024. Ia menganggapnya sekadar hiburan.

"Soal survei bisa jadi hiburan kadang kala, tapi saya tidak ingin mendalaminya, menganalisis, ini kok angkanya begini. Kadang kala jadi hiburan, iya juga. Gak apa-apa," kata Mahfud di kantornya, Jakarta, Senin, 24 Februari 2020.

Menurut Mahfud, survei soal pemilihan presiden masih terlalu dini untuk dilakukan saat ini. "Bagi saya survei-survei itu, apalagi sekarang, terlalu prematur," ucap dia.

Mahfud berujar tidak tertarik membahas lebih jauh soal survei elektabilitas. "Jadi saya tidak tahu sebenarnya saya ini masuk di ranking berapa, bahkan masuk atau tidak pun saya tidak tahu karena saya tidak ingin tahu juga. Kalau anda bilang saya masuk ke ranking sekian, ya, saya juga tidak tertarik untuk membahasnya," ujarnya.

Saat ini, kata mantan ketua Mahkamah Konstitusi itu, ia memilih fokus menjalankan tugasnya sebagai Menko Polhukam yang membawahi penegakan hukum, penuntasan kasus pelanggaran HAM, pemberantasan korupsi, hingga deradikalisasi

Sebelumnya, lembaga survei Indo Barometer mengungkap tiga menteri di Kabinet Indonesia Maju yang memiliki elektabilitas tinggi sebagai calon presiden pada pemilihan presiden 2024. Mereka adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Mahfud MD, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir.

"Prabowo Subianto unggul (43,1 persen), disusul Mohammad Mahfud MD (6,9 persen), dan Erick Thohir (5,8 persen)," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari, kemarin.






Soal Pencoptan Hakim Aswanto, Presiden Jokowi Bilang Begini

21 menit lalu

Soal Pencoptan Hakim Aswanto, Presiden Jokowi Bilang Begini

Presiden Jokowi tak mau menegaskan apakah dia akan mengesahkan atau tidak pergantian Aswanto dengan Guntur Hamzah.


Hasil Rapat Perdana TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Liga 3 Ikut Dihentikan

3 jam lalu

Hasil Rapat Perdana TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Liga 3 Ikut Dihentikan

TGIPF dan Menpora sepakat Liga 3 ikut dihentikan akibat Tragedi Kanjuruhan.


PSI Sebut Anies Baswedan Terlibat Politik Identitas, NasDem: Semua Manusia Pasti Pernah Berbuat Salah

3 jam lalu

PSI Sebut Anies Baswedan Terlibat Politik Identitas, NasDem: Semua Manusia Pasti Pernah Berbuat Salah

NasDem menilai Anies Baswedan tidak berlaku diskriminatif dan tak mengulang kesalahannya melakukan politik identitas.


TGIPF Tragedi Kanjuruhan Gelar Rapat Perdana, Ini Hasilnya

5 jam lalu

TGIPF Tragedi Kanjuruhan Gelar Rapat Perdana, Ini Hasilnya

TGIPF Tragedi Kanjuruhan mulai menggelar rapat perdana di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, pada Selasa, 4 Oktober 2022.


TGIPF Tragedi Kanjuruhan Akan Sampaikan Hasil Kerja 3 Minggu Lagi ke Presiden Jokowi

6 jam lalu

TGIPF Tragedi Kanjuruhan Akan Sampaikan Hasil Kerja 3 Minggu Lagi ke Presiden Jokowi

TGIPF Tragedi Kanjuruhan mengatakan hasil kerja tim ini akan selesai dalam tiga pekan ke depan. Hasil akan diserahkan kepada Presiden Jokowi.


Kurniawan Dwi Yulianto Anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Saat Ini Asisten Pelatih Klub Liga Italia Como 1907

7 jam lalu

Kurniawan Dwi Yulianto Anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Saat Ini Asisten Pelatih Klub Liga Italia Como 1907

Legenda hidup sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto menjadi salah satu anggota TGIPF tragedi Kanjuruhan yang diketuai Mahfud MD.


Majelis Syuro PKS Tetapkan Kriteria Capres 2024 Religius Nasionalis

18 jam lalu

Majelis Syuro PKS Tetapkan Kriteria Capres 2024 Religius Nasionalis

PKS disebut-sebut bakal menjalin koalisi bersama Partai NasDem dan Partai Demokrat.


Komdis PSSI Sebut Sudah Biasa Sepak Bola di Indonesia Digelar Malam

18 jam lalu

Komdis PSSI Sebut Sudah Biasa Sepak Bola di Indonesia Digelar Malam

Komdis PSSI tengah menginvestigasi tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 125 orang usai pertandingan Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya.


NasDem Deklarasi Anies Capres 2024, Puan Maharani: Saat Ini Kita Sedang Berduka

20 jam lalu

NasDem Deklarasi Anies Capres 2024, Puan Maharani: Saat Ini Kita Sedang Berduka

Puan Maharani mengatakan tiap partai politik memiliki mekanisme masing-masing untuk memilih calonnya.


Tragedi Kanjuruhan: Ini Alasan Komdis PSSI Sanksi Panpel Arema FC

20 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan: Ini Alasan Komdis PSSI Sanksi Panpel Arema FC

Komite Disiplin atau Komdis PSSI menilai ada kelemahan dalam hal penjualan tiket di laga Arema FC vs Persebaya yang berakhir ricuh.