Wabah Virus Corona, Sebaru Tempat Observasi Kru Kapal World Dream

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal pesiar World Dream. REUTERS/Jessie Pang

    Kapal pesiar World Dream. REUTERS/Jessie Pang

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah menetapkan Pulau Sebaru sebagai tempat baru untuk mengobservasi kru kapal World Dream, yang terjebak dalam epidemi virus Corona. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, pulau yang terletak di Kepulauan Seribu itu tidak berpenghuni. "Pulau kosong, nanti (garis) lintangnya kita berikan, di Sebaru," ujar Terawan seusai bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta pada Senin, 24 Februari 2020.

    Pemerintah memilih pulau itu karena dinilai sebagai tempat paling aman dan tidak berpotensi menyebarkan virus kepada siapapun. "Jadi, mudah-mudahan semuanya bisa melalui masa karantina dengan baik, dengan sehat," ujar Terawan.

    Menurut data Kementerian Kesehatan, ada sekitar 270-an WNI awak kapal yang terjebak di kapal World Dream. Kapal itu sebelumnya menjadi 'petualang laut' di perairan internasional dekat Bintan. Terjebak wabah virus Corona, kapal itu ditolak bersandar di seluruh negara termasuk Indonesia.

    Hari ini, pemerintah mengambil keputusan untuk menjemput para WNI awak kapal World Dream di perairan internasional. Teknis penjemputannya, kapal TNI-AL Suharso akan bertemu dengan The World Dream di perairan internasional, setelah itu WNI akan dipindahkan dari kapal ke kapal.

    "Kita gunakan kapal supaya kalau ada sesuatu yang baru, tidak mengenai yang darat dulu.” Pertimbangan medis itu harus dipertimbangkan dengan baik, tidak boleh emosional. “Harus satu demi satu, demi keselamatan seluruh bangsa dan negara karena kita masih dalam zona green zone," ujar Terawan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.