Raih Gelar Doktor, Bupati dan Sekkab Pasangkayu Gelar Syukuran

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa bersama Istrinya, Herny Agus.

    Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa bersama Istrinya, Herny Agus.

    INFO NASIONAL — Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa; Herny Agus; Sekkab, Firman; dan sejumlah kepala OPD meraih gelar Doktor di Universitas Brawijaya (Unibraw), Malang, Jawa Timur. Kegembiraan ini pun ditularkan pada seluruh masyarakat Pasangkayu dalam gelaran acara syukuran bersama pada Sabtu, 22 Februari di rumah jabatan bupati.

    Kegiatan pun berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan masyarakat, unsur pimpinan Forkopimda, bahkan Direktur Pascasarjana Unibraw dan sejumlah dosen yang turut hadir. Acara semakin meriah dengan penampilan artis Ibu Kota dan hiburan stand up comedy.

    Bupati Agus menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Pasangkayu. Sebab, kata dia, raihan gelar doktor yang dicapainya tidak terlepas dari doa dan dukungan semua masyarakat di kabupaten yang dipimpinnya ini.

    Ia berharap, semakin banyak generasi baru Pasangkayu yang bisa mengikuti jejaknya kelak, agar kualitas manusia di Kabupaten paling utara dari Sulawesi Barat ini bisa semakin meningkat.

    “Awalnya saya pesimis bisa meraih gelar doktor ini, melihat kesibukan saya yang begitu padat, tapi alhamdulillah semuanya bisa dijalankan dan diselesaikan dengan baik. Ilmu yang diraih mesti disyukuri, dan saya menghimbau kepada masyarakat jangan pernah bosan menuntut ilmu,” ujar Bupati Agus.

    Menurut Agus, doktor ilmu lingkungan yang diraihnya akan dipersembahkan untuk pembangunan Pasangkayu ke depan. “Mudah-mudahan ilmu yang telah diraih ini bisa bermanfaat bagi pembangunan Pasangkayu,” tuturnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    APBN 2020 Defisit 853 Triliun Rupiah Akibat Wabah Virus Corona

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksikan defisit pada APBN 2020 hingga Rp853 triliun atau 5,07 persen dari PDB akibat wabah virus corona.