Sandiaga Uno Menilai RUU Cipta Kerja Perlu Didukung

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandiaga Uno menerobos banjir di kawasan Rawa Belong. Instagram/@sandiuno

    Sandiaga Uno menerobos banjir di kawasan Rawa Belong. Instagram/@sandiuno

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan calon wakil presiden 2019 Sandiaga Uno menilai omnibus law Rancangan Undang-Undang atau RUU Cipta Kerja perlu didukung. "Pandangan saya RUU omnibus law ini perlu didukung," kata Sandiaga saat ditemui di Rumah Siap Kerja, Jakarta, Sabtu, 22 Februari 2020.

    Sandiaga sangat berharap rancangan peraturan ini segera disahkan dalam 100 hari. RUU Cipta Kerja sangat ditunggu karena perekonomian sedang mengalami satu tantangan.

    Misalnya perlambatan global, perang dagang, dan virus corona. "Nah, omnibus law ini kita harapkan mampu menjadi katalis untuk menggerakkan lini-lini ekonomi yang tersendat kemarin, investasi misalnya," kata dia.

    Sandiaga menilai dari segi ketenagakerjaan, Indonesia belum memiliki daya saing jika dibandingkan dengan Vietnam dan negara lainnya untuk menarik investasi. Dari segi perpajakan, kata dia, Indonesia juga harus menghadirkan sistem perpajakan yang lebih ramah kepada penciptaan lapangan kerja.

    Kemudian dari sisi pemberdayaan UMKM juga belum mampu mempermudah perizinan, memberikan akses untuk pasar, akses untuk SDM yang meningkat, maupun akses pendanaan.
    Meski begitu, mantan Wakil Gubernur DKI ini menilai RUU Cipta Kerja jangan sampai mengabaikan hal-hal yang strategis yang berkaitan dengan lingkungan hidup, kesejahteraan buruh, dan daya saing Indonesia.

    "Kalau ada isu-isu yang belum terselesaikan, kita harapkan diskursus ini akan dilanjutkan dan diselesaikan dalam tempo sesingkat-singkatnya. Itu yang jadi harapan saya," ujarnya.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.