Gerindra Sumut Sebut Elektabilitas Bobby Nasution Meningkat

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Afif Nasution mengunjungi Fraksi Partai Gerindra DPR di lantai 17 Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 21 Februari 2020. TEMPO/Putri

    Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Afif Nasution mengunjungi Fraksi Partai Gerindra DPR di lantai 17 Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 21 Februari 2020. TEMPO/Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPD Gerindra Sumatera Utara Gus Irawan Pasaribu mengatakan telah melakukan survei terkait pencalonan Bobby Nasution di Pilkada Medan 2020. Gus Irawan mengatakan popularitas dan elektabilitas menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu terus meningkat.

    "Dari survei yang kami lakukan, wah cepet benar ya di akhir Desember elektabilitas cukup tinggi," kata Gus Irawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 21 Februari 2020.

    Gus Irawan tak merinci berapa angka survei Bobby. Namun menurut seorang petinggi Gerindra, pada Desember 2019 itu popularitas Bobby ada di kisaran angka 70 persen, sedangkan elektabilitasnya berkisar 28 persen.

    Selain sigi Gerindra, Gus Irawan mengatakan Bobby sendiri sudah melakukan delapan kali survei. Hasil empat kali survei dipaparkan ketika menghadiri wawancara di DPD Gerindra. Kemarin saat berkunjung ke Fraksi Gerindra DPR, Bobby menyampaikan sudah melakukan empat kali survei lagi.

    "Berarti sudah delapan kali survei. Saya belum lihat hasilnya, tapi terus meningkat," ujar Gus Irawan.

    DPD Gerindra, kata Gus Irawan, telah merampungkan proses penjaringan bakal calon yang akan diusung di 23 daerah di Sumur yang menggelar pilkada tahun ini. Nama-nama itu telah diserahkan kepada DPP Gerindra dan akan diputuskan oleh Prabowo Subianto selaku Ketua Dewan Pembina.

    Gus Irawan mengatakan DPD Gerindra Sumut sebenarnya ingin kadernya yang menjadi calon Wali Kota Medan. Namun jika ada yang lebih prospektif menang, mereka berharap kader Gerindra bisa tetap dicalonkan menjadi calon wakil wali kota.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.