Pemerintah Minta Garuda Bersiap Evakuasi WNI di Diamond Princess

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penumpang negatif virus corona menggunakan masker saat meninggalkan kapal pesiar Diamond Princess di Daikoku Pier Cruise Terminal di Yokohama, Jepang, 21 Februari 2020. Ratusan penumpang dari berbagai negara diturunkan dari kapal pesiar REUTERS/Athit Perawongmetha

    Sejumlah penumpang negatif virus corona menggunakan masker saat meninggalkan kapal pesiar Diamond Princess di Daikoku Pier Cruise Terminal di Yokohama, Jepang, 21 Februari 2020. Ratusan penumpang dari berbagai negara diturunkan dari kapal pesiar REUTERS/Athit Perawongmetha

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah mengatakan ada dua skema pemulangan 74 warga negara Indonesia atau WNI di kapal pesiar Diamond Princess. Yakni menggunakan kapal atau pesawat.

    "Tapi tetap keputusan di tangan presiden. Sampai saat ini masih belum ada keputusan" ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto di kantornya, Jumat, 21 Februari 2020.

    Untuk jalur laut, kata Yurianto, telah disiapkan Kapal Perang Republik Indonesia Suharso milik TNI. Kapal ini berjenis kapal Bantu Rumah Sakit.

    "Untuk opsi pemulangan dengan pesawat, kami kemarin sudah rapat dengan Direktur Utama Garuda, sudah disiapkan satu Boeing-737, pilotnya sudah ditentukan, bahkan kru yang akan mendampingi juga sudah disiapkan," ujar dia.

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah berjanji akan memutuskan nasib 74 WNI awak kapal Diamond Princess dalam satu atau dua hari ini.

    "Presiden akan mempertimbangkan 1-2 hari ini. Keputusan di tangan beliau," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 20 Februari 2020.

    Ada 78 WNI yang merupakan awak kapal Diamond Princess. Adapun empat orang di antara mereka positif tertular virus corona dan saat ini dirawat di rumah sakit di Jepang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.