Sistem Imigrasi Bandara Ngurah Rai Eror, Penumpang Menumpuk

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang pesawat melakukan proses pemindaian boarding pass menggunakan perangkat `boarding pass scanner` di Terminal Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa 3 September 2019. PT Angkasa Pura I (Persero) meresmikan tiga fasilitas layanan bagi penumpang pesawat yaitu. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    Calon penumpang pesawat melakukan proses pemindaian boarding pass menggunakan perangkat `boarding pass scanner` di Terminal Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa 3 September 2019. PT Angkasa Pura I (Persero) meresmikan tiga fasilitas layanan bagi penumpang pesawat yaitu. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Sistem imigrasi di Bandara Ngurah Rai, Denpasar diduga sempat bermasalah. Akibatnya ratusan orang tertahan selama kurang lebih sampai dua jam di terminal kedatangan bagian imigrasi bandara tersebut.

    Salah satu akun twitter @bayuwicak14 mengunggah video yang menujukan banyak turis asing sedang duduk-duduk di terminal kedatangan. Beberapa turis nampak bergerombol di depan konter Imigrasi.

    "Saya tadi landing sekitar jam 14.00, kata beberapa turis sudah antri sejak dua jam," kata akun @bayuwicak14 lewat pesan langsung via Twitter kepada Tempo, Jumat, 21 Februari 2020. Namun, akun @bayuwicak14 menuturkan saat ini antrian sudah mulai bergerak. 

    Humas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai Putu Suhendra mengatakan, dirinya belum memantau langsung, tapi sudah mendapatkan laporan. “Ada gangguan,” ujarnya.

    Ia menyebutkan, proses pemeriksaan terhadap penumpang yang tiba dan berangkat melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menggunakan sistem manual selama gangguan terjadi. “Antrean ada, sistem berjalan lancar saja sudah antre,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto