Jokowi Resmikan Madrasah di Pekanbaru

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Pekanbaru Darusman meninjau ruang kelas yang telah selesai direhabilitasi dan direnovasi di Provinsi Riau, Jumat, 21 Februari 2020. Pemerintah melakukan rehabilitasi dan renovasi 127 sekolah, 2 madrasah dan 1 PTN di Provinsi Riau pada TA 2019 dengan alokasi anggaran Rp355,5 miliar ANTARA

    Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Pekanbaru Darusman meninjau ruang kelas yang telah selesai direhabilitasi dan direnovasi di Provinsi Riau, Jumat, 21 Februari 2020. Pemerintah melakukan rehabilitasi dan renovasi 127 sekolah, 2 madrasah dan 1 PTN di Provinsi Riau pada TA 2019 dengan alokasi anggaran Rp355,5 miliar ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Mengawali hari kedua kunjungan kerja ke Provinsi Riau, Jumat, 21 Februari 2020, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau sekaligus meresmikan Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Kota Pekanbaru. Madrasah itu merupakan salah satu sekolah yang telah direnovasi dan direhabilitasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    "Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim dan memohon rahmat serta rida Allah SWT, pada pagi hari ini saya resmikan rehabilitasi dan renovasi total sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Pekanbaru, Riau," kata Jokowi seperti dikutip dari keterangan tertulis Biro Pers Istana, Jumat, 21 Februari 2020.

    Renovasi MTsN 3 Pekanbaru ini diperkirakan menghabiskan anggaran Rp 14 miliar, yang termasuk dalam paket renovasi bersama dengan MTsN 1 Dumai senilai Rp 4,3 miliar.

    Kepala Negara bertolak ke Pekanbaru sejak kemarin sore, Kamis, 20 Februari 2020. Setibanya di Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, kemarin, Jokowi langsung menuju posko penanganan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau, lalu Kapolda Riau Irjen Setya Imam Effendi memaparkan sistem yang dibangun untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Riau.

    Pantauan Kapolda, ada 786 titik panas (hot spot) di Riau. "Kami sudah menggunakan dashboard untuk menanganinya. Hasil verifikasi kami di lapangan dengan mendatangi langsung titik api di koordinat sebagaimana informasi dari satelit itu, hanya 455 titik api. Alhamdulillah sampai hari ini sudah bisa kita padamkan dan kita akan terus memanfaatkan ini untuk proses pemadamannya," kata Setya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    APBN 2020 Defisit 853 Triliun Rupiah Akibat Wabah Virus Corona

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksikan defisit pada APBN 2020 hingga Rp853 triliun atau 5,07 persen dari PDB akibat wabah virus corona.