Jalur Ponorogo-Pacitan Amblas, Rute Truk Bermutan Berat Dialihkan

Sebuah truk melintas di jalur Mudik menuju kampung mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur yang tergerus longsor, 28 Juni 2015. Panjangnya kerusakan jalan di Desa Gemaharjo, yang menghubungkan Pacitan - Ponorogo mencapai 20 meter. TEMPO/Nofika Dian Nugroho

TEMPO.CO, Jakarta - Jalur utama Ponorogo – Pacitan di kilometer 226 yang masuk wilayah Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur amblas setelah hujan mengguyur sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari, 19-20 Februari 2020.

Rusaknya infrastuktur dengan lubang berkedalaman 10 meter, panjang 6 meter dan lebar 3 meter itu mengakibatan diberlakukannya sistem buka-tutup lalu lintas. Kendaraan bermotor dari dua arah berlawanan harus bergantian saat melintasi titik jalan yang amblas.

“Khusus untuk truk yang bermuatan berat diminta tidak melintas dan mencari jalan alternatif,” kata Kepala Kepolisian Sektor Slahung Ajun Komisaris Paidi saat dihubungi Tempo melalui telepon selulernya, Kamis, 20 Februari 2020.

Menurut dia, tertutupnya jalan yang amblas bagi truk karena kerusakan jalur provinsi berpotensi semakin parah. Sebab, kondisi tanah di sepanjang akses lalu lintas Ponorogo – Pacitan labil. Maka, dengan tidak diperbolehkannya truk melintas untuk menghindari tertutupnya jalur lalu lintas antarkabupaten akibat jalan amblas maupun tanah logsor.

Kondisi jalan provinsi penghubung Ponorogo – Pacitan terdapat jurang dan tebing di sisi kanan maupun kirinya. Selain itu, juga berkelok khas akses di kawasan pegunungan. Setiap musim hujan, sejumlah titik jalan mengalami amblas maupun longsor.

Ketika bencana alam itu terjadi dan menutup akses lalu lintas, Paidi menuturkan, pengemudi truk dengan muatan berat dari Ponorogo – Pacitan maupun sebaliknya dapat melalui Trenggalek maupun Wonogiri, Jawa Tengah.  Namun, jarak tempuhnya lebih jauh dibandingkan melintas di jalur utama.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ponorogo Setyo Budiono mengatakan karena kondisi tanah yang labil maka setiap musim hujan sepanjang jalan Ponorogo – Pacitan rawan longsor dan amblas. “Ketika hujan turun deras hampir dapat dipastikan bencana itu terjadi,” ujar dia.

NOFIKA DIAN NUGROHO






Polres Ponorogo Gelar Rekonstruksi Kasus Tewasnya Santri Gontor

18 hari lalu

Polres Ponorogo Gelar Rekonstruksi Kasus Tewasnya Santri Gontor

Polres Ponorogo menggelar rekonstruksi kasus dugaan penganiayaan di Pondok Modern Darussalam Gontor yang mengakibatkan salah satu santri tewas


Wali Santri Gontor Korban Penganiayaan Ingin Peluk Para Pelaku

20 hari lalu

Wali Santri Gontor Korban Penganiayaan Ingin Peluk Para Pelaku

Polisi telah menetapkan dua tersangka dalam kasus kematian santri Gontor.


Polres Ponorogo Tetapkan Dua Tersangka Penganiayaan Santri Gontor

20 hari lalu

Polres Ponorogo Tetapkan Dua Tersangka Penganiayaan Santri Gontor

Polisi menyebut ada tiga korban dalam penganiayaan santri Pesantren Gontor tersebut. Dua diantaranya luka-luka.


Gempa Samudra Hindia M5,6 Guncang Pacitan, Tidak Berpotensi Tsunami

21 hari lalu

Gempa Samudra Hindia M5,6 Guncang Pacitan, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas outer rise.


Kasus Penganiayaan di Ponpes Gontor, Polres Ponorogo Dampingi Terduga Pelaku

22 hari lalu

Kasus Penganiayaan di Ponpes Gontor, Polres Ponorogo Dampingi Terduga Pelaku

Polres Ponorogo menyatakan pendampingan terhadap terduga pelaku penganiayaan di Ponpes Gontor karena pelaku masih berstatus anak-anak.


Selain Bukti Dugaan Penganiayaan, Polisi juga Sita Surat Pernyataan Wali Santri Gontor

23 hari lalu

Selain Bukti Dugaan Penganiayaan, Polisi juga Sita Surat Pernyataan Wali Santri Gontor

Polres Ponorogo menyita sejumlah dokumen selain barang bukti dari dugaan penganiayaan yang mengakibatkan AM, 17 santri Gontor tewas


Kasus Penganiayaan Santri Gontor hingga Berujung Tewas, Polisi Temukan Bukti CCTV hingga Tongkat Kayu

23 hari lalu

Kasus Penganiayaan Santri Gontor hingga Berujung Tewas, Polisi Temukan Bukti CCTV hingga Tongkat Kayu

Polres Ponorogo menemukan bukti rekaman CCTV yang bisa menjadi bukti petunjuk penting untuk menguak kronologi dugaan penganiayaan santri Gontor


Pimpinan Pondok Gontor Ponorogo Takziah ke Makam Santri Korban Penganiayaan di Palembang

23 hari lalu

Pimpinan Pondok Gontor Ponorogo Takziah ke Makam Santri Korban Penganiayaan di Palembang

Rombongan pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor 1, Ponorogo, Jawa Timur, bertakziah ke makam almarhum santri mereka, AM, 17 tahun.


Hasil Autopsi Jenazah Santri Gontor: Ada Memar di Dada

24 hari lalu

Hasil Autopsi Jenazah Santri Gontor: Ada Memar di Dada

Kapolres Ponorogo Ajun Komisaris Besar Catur Cahyono Wibowo mengatakan bahwa AM,17, santri Gontor yang tewas diduga kuat menjadi korban penganiayaan.


Berdiri Sebelum Indonesia Merdeka, Berikut Sejarah Pondok Modern Darussalam Gontor

24 hari lalu

Berdiri Sebelum Indonesia Merdeka, Berikut Sejarah Pondok Modern Darussalam Gontor

Pondok Modern Darussalam Gontor berdiri sejak 20 September 1926.