Cerita Megawati Jengkel Calon Kepala Daerah PDIP Kena OTT KPK

Reporter

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan sambutan dalam Rakernas I PDIP di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat, 10 Januari 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan dirinya trauma karena salah satu calon kepala daerah yang diusung partainya di Pilkada 2018 dijerat OTT KPK (operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi). 

“Saya menjadi trauma ketika Pilkada NTT. Coba bayangin, hanya tinggal beberapa hari, tahu-tahu yang namanya Marianus Sae langsung dinyatakan (tersangka), daakk!,” kata Megawati dalam pengarahan kepada para calon kepala daerah peserta Pilkada 2020 di Gedung DPP PDIP, Jakarta Pusat, hari ini, Rabu, 19 Februari 2020.

Megawati menilai penetapan tersangka terhadap Marianus yang mendekati masa kampanye adalah "pesanan."

Presiden RI ke-5 tersebut merasa momen penetapan tersangka oleh KPK tersebut tidak adil. Menurut dia, semestinya penetapan tersangka dilakukan jauh hari sebelum kampanye, misalnya pada saat baru mendapat rekomendasi pencalonan dari partai.

“Ya Saya bilang pada KPU, itu tidak fair, bagaimana tinggal tiga hari atau berapa hari langsung saja diangkut, dakk…dan itu pesanan. Ya saya bilang yang fair kenapa, toh ya. Kalau memang mau anak-anak saya diambil, ya itu waktu sekarang ini.”

Pada Pilkada 2018, PDIP mengusung Marianus Sae sebagai Calon Gubernur NTT. Beberapa hari sebelum masa kampanye dimulai, 11 Februari 2018, Marianus terjaring OTT KPK.

Sehari setelahnya, Marianus ditetapkan sebagai tersangka suap atas sejumlah proyek di Kabupaten Ngada, Provinsi NTT, yang diduga akan dipakai membiayai kampanye Pilkada NTT 2018.

Megawati juga mengungkapkan hampir saja dia mengucapkan kata-kata kotor karena jengkel ketika KPU dengan entengnya menyampaikan bahwa PDIP bisa mencari pengganti Marianus Sae.

“Hampir dari mulut saya ini keluar keluar kata-kata kotor. Karena saking jengkelnya saya. Dipikir enak aja nyari orang. Saya tahan saja. Coba, jangan gitulah, main yang fair-lah. Katanya, Pancasila,” tutur Megawati.

Berdasarkan pengalaman itulah, Megawati terus mengingatkan para calon pasangan kepala daerah dari PDIP untuk bekerja dengan baik dan jujur ketika menjadi memimpin daerah.






Survei Indikator: Elektabilitas PDIP Masih Tertinggi, Efek Jokowi

18 jam lalu

Survei Indikator: Elektabilitas PDIP Masih Tertinggi, Efek Jokowi

Elektabilitas PDIP tertinggi setelah kenaikan harga BBM karena approval rating terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi mulai pulih.


Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Puan Maharani Baca Ikrar

2 hari lalu

Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Puan Maharani Baca Ikrar

Upacara Hari Kesaktian Pancasila dipimpin oleh Presiden Jokowi sementara Ketua DPR Puan Maharani membacakan ikrar.


Harun Masiku Buron KPK Lebih 2 Tahun, Firli Bahuri Tak Tahu Kapan Tertangkap

2 hari lalu

Harun Masiku Buron KPK Lebih 2 Tahun, Firli Bahuri Tak Tahu Kapan Tertangkap

Lebih dari 2 tahun Harun Masiku jadi buron KPK, hingga kini kasusnya belum terang. Firli Bahuri menyebut tak tahu kapan politisi PDIP akan tertangkap


Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

3 hari lalu

Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

Said Abdullah mengungkapkan bahwa Puan Maharani tetap akan berkunjung ke Partai Demokrat terlepas dari kritikan yang sering dilontarkan.


Anies Baswedan Dinilai Masih Bikin Keputusan Strategis, PDIP Desak Jokowi Segera Tunjuk Pj Gubernur DKI

4 hari lalu

Anies Baswedan Dinilai Masih Bikin Keputusan Strategis, PDIP Desak Jokowi Segera Tunjuk Pj Gubernur DKI

Politikus PDIP mendesak Presiden Jokowi segera menunjuk Penjabat Gubernur DKI. Anies Baswedan masih bikin keputusan strategis jelang akhir jabatan.


PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

4 hari lalu

PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

Said Abdullah, mengaku menghargai wacana duet Puan Maharani dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Pilpres 2024.


Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

4 hari lalu

Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

Sekber mengajukan gugatan judicial review atas Pasal 169 huruf n UU Pemilu untuk merealisasikan agar Prabowo-Jokowi bisa maju Pilpres 2024


Pejuang Wakaf Masjid Minta Perlindungan Jokowi dan PDIP Ingatkan Anies Soal Firaun Jadi Top 3 Metro

5 hari lalu

Pejuang Wakaf Masjid Minta Perlindungan Jokowi dan PDIP Ingatkan Anies Soal Firaun Jadi Top 3 Metro

Pejuang masjid wakaf Kebon Sirih, Tomy Tampatty, mengirimkan surat ke Jokowi untuk meminta perlindungan.


PDIP Jelaskan Soal Video Viral Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos di Bekasi

5 hari lalu

PDIP Jelaskan Soal Video Viral Puan Maharani Cemberut Saat Bagi-bagi Kaos di Bekasi

Viral video Puan Maharani bagi-bagi kaos di Bekasi dengan wajah cemberut. PDIP memberikan klarifikasi apa yang terjadi saat itu.


Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

5 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, Inilah 3 Parpol yang Saling Mengklaim sebagai Partai Wong Cilik

Menuju Pemilu 2024, setidaknya ada tiga parpol yang mengklaim sebagai partai wong cilik, Siapa saja mereka?