PSI: Bagi kami, Ahok Adalah Nilai dan Cita-cita, Bukan Personal

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aplikasi Solidaritas milik Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Digunakan untuk memantau kinerja legislatif. Dilengkapi dengan sistem rating performa. Kamis 11 April, 2019 dalam acara Festival 11 di Jiexpo, Jakarta. Tempo/ Fikri Arigi.

    Aplikasi Solidaritas milik Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Digunakan untuk memantau kinerja legislatif. Dilengkapi dengan sistem rating performa. Kamis 11 April, 2019 dalam acara Festival 11 di Jiexpo, Jakarta. Tempo/ Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Danik Eka Rahmaningtiyas menjawab kritik yang disampaikan oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

    Dalam peluncuran buku berjudul “Panggil Saya BTP” pada Senin, 17 Februari 2020 di acara Ngobrol Tempo, Ahok menyebut PSI sebagai partai kecil yang ngomong gede. 

    "Terima Kasih atas kritik Pak Ahok kepada PSI. Bapak bilang, kami PSI 'partai baru' bisa ngomong gede, masuk ke dalam belum tentu bisa teruji. Betul Pak, kami memang masih partai baru masih kecil, Insya Allah kami akan berjuang dengan apa yang kami punya," ujar Danik lewat video yang dikirimkan Sekjen PSI, Raja Juli Antoni,  kepada Tempo, Rabu, 19 Februari 2020. Raja Juli sudah mengizinkan Tempo mengutip video itu.

    Menurut Danik, saat ini PSI sudah mulai 'mengecilkan' omongan dan fokus menjaga amanah rakyat dengan duduknya kader-kader di kursi DPRD provinsi, kota, dan kabupaten. "Di Jakarta, PSI bekerja menyelamatkan anggaran, memastikan tak ada uang rakyat dikorupsi atau dihamburkan sia-sia. Saya jadi ingat, itu dulu yang Bapak perjuangkan di Jakarta. Nggih toh pak?," ujar Danik.

    Danik mengatakan, kerja-kerja PSI itu tak lain karena terinspirasi dengan nilai-nilai yang dulu ditanamkan Ahok ketika menjadi Gubernur DKI Jakarta. "Bagi kami, Ahok lebih kepada nilai dan cita-cita, tidak lagi sebagai personal. Kami akan selalu mendoakan Bapak dan menjalankan nilai yang Pak Ahok perjuangkan dimanapun kami berada," ujar Danik yang dulu ikut dalam tim kampanye pemenangan Ahok-Djarot di Pilkada DKI 2017 ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.