Gojek Bantu BNPB Tanggulangi Bencana

Reporter

Gojek meluncurkan logo baru untuk menandai 9 tahun kiprahnya sebagai perusahaan aplikasi. Peluncuran tersebut dilakukan di kantor Gojek, Pasaraya Blok M, Senin, 22 Juli 2019, dan dihadiri CEO Gojek Nadiem Makarim, Co-Founder Gojek Kevin Aluwi, serta Presiden Gojek Andre Sulistyo. TEMPO/Francisca Christy Rosana

TEMPO.CO, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Gojek menjalin kerja sama dalam penanggulangan bencana di Indonesia.

Kerja sama tersebut upaya konkret BNPB dalam pentaheliks, yaitu pelibatan unsur lembaga usaha dalam penanggulangan bencana.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua lembaga dilakukan di Kantor Gojek, Jakarta, hari ini, Rabu, 19 Februari 2020.

"BNPB juga akan memberikan pelatihan tanggap bencana untuk mitra dan karyawan Gojek,” ujar Chief of Public Policy and Government Relations Gojek Shinto Nugroho melalui siaran pers yang diterima Tempo hari ini.

Shinto Nugroho mengatakan kerja sama ini akan melingkupi penempatan konten informasi bencana di aplikasi Gojek, pelatihan karyawan dan mitra Gojek, dan kerja sama bentuk lain di luar bantuan personel maupun logistik.

Dia lantas menjelaskan dalam jangka panjang ruang lingkup kerja sama Gojek dan BNPB akan mencakup pengembangan inovasi untuk edukasi dan diseminasi informasi tentang kebencanaan lewat aplikasi Gojek.

Sekretaris Utama BNPB Harmensyah menyatakan mengapresiasi komitmen Gojek, perusahaan teknologi on-demand, menjadi yang pertama berinisiatif menjadi mitra pemerintah.

"Dalam usaha penanggulangan bencana di Indonesia. Perlu digaris bawahi bahwa upaya penanggulangan bencana adalah urusan bersama," kata Harmensyah.

Dia menuturkan bahwa respons cepat tanggap Gojek pada saat banjir Jabodetabek pada awal Januari 2020 membuat BNPB yakin kolaborasi dapat membantu menetapkan strategi penanggulangan bencana.

BNPB pun memandang Gojek strategis guna membangun kesadaran kolektif publik dalam menanggulangi bencana. Harmensyah mengatakan operasional Gojek menjangkau 203 kota dan aplikasinya telah diunduh lebih dari 170 juta kali.

"Bahkan aplikasi ini telah merambah 4 kota di kawasan Asia Tenggara."

Gojek menyerahkan donasi sebesar Rp 1 miliar untuk membantu fase pemulihan pascabencana banjir Jabodetabek pada awal 2020 lalu. Donasi tersebut dari puluhan ribu masyarakat Indonesia pengguna dan mitra ekosistem Gojek.

Penggalangan dana untuk banjir Jabodetabek oleh Gojek dilakukan dengan memanfaatkan platform GoGive, layanan donasi online Gojek bersama Kitabisa.com.

Adapun penyaluran donasi yang terkumpul akan dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).






Bantuan Indonesia untuk Korban Banjir dan Longsor Tiba di Pakistan

4 hari lalu

Bantuan Indonesia untuk Korban Banjir dan Longsor Tiba di Pakistan

Bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia untuk korban banjir di Provinsi Sindh telah tiba di Karachi, Pakistan


Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

5 hari lalu

Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

Penerbangan khusus Garuda Indonesia ini diberangkatkan bertahap dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Jinnah.


Jokowi Bakal Utus Tenaga Kesehatan Bantu Korban Banjir Pakistan

6 hari lalu

Jokowi Bakal Utus Tenaga Kesehatan Bantu Korban Banjir Pakistan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut banjir Pakistan telah memaksa kurang lebih 800 ribu warga mengungsi.


WFP Ingatkan 50 Juta Orang di Dunia di Ambang Kelaparan

9 hari lalu

WFP Ingatkan 50 Juta Orang di Dunia di Ambang Kelaparan

50 juta orang di dunia diambang kelaparan sehingga bantuan amat dibutuhkan demi menghindari kekacauan.


Nasib Mengenaskan Pengemudi Ojol: Kenaikan Tarif Tak Terasa, Kian Terhimpit Potongan Komisi

11 hari lalu

Nasib Mengenaskan Pengemudi Ojol: Kenaikan Tarif Tak Terasa, Kian Terhimpit Potongan Komisi

Para pengemudi ojol mengeluhkan kenaikan tarif sejak pekan lalu yang tak dirasakan. Sedangkan potongan komisi atau biaya aplikasi malah kian besar.


Potongan Komisi oleh Aplikator Ojol Masih Tinggi, Pengemudi: Bukti Pemerintah Tak Berdaya

11 hari lalu

Potongan Komisi oleh Aplikator Ojol Masih Tinggi, Pengemudi: Bukti Pemerintah Tak Berdaya

Keengganan perusahaan aplikator ojol untuk menurunkan biaya komisi dinilai menunjukan sikap yang arogan terhadap aturan pemerintah.


Aplikator Ojol Masih Langgar Aturan Biaya Komisi, SPAI: Potongan sampai 30 Persen

11 hari lalu

Aplikator Ojol Masih Langgar Aturan Biaya Komisi, SPAI: Potongan sampai 30 Persen

Lily Pujiati mengatakan hingga saat ini aplikator ojek online atau ojol masih memberlakukan potongan atau biaya komisi sebanyak 20 sampai 30 persen.


Aplikator Sebut Potongan Komisi Ojol Dikembalikan dalam Bentuk Program ke Pengemudi, Asosiasi: Gimmick

12 hari lalu

Aplikator Sebut Potongan Komisi Ojol Dikembalikan dalam Bentuk Program ke Pengemudi, Asosiasi: Gimmick

Klaim aplikator ojol soal biaya potongan komisi digunakan untuk memberikan program yang berdampak langsung pada pengemudi sontak menuai respons keras.


22 dari 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Rawan Bencana Pergeseran Tanah

13 hari lalu

22 dari 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor Rawan Bencana Pergeseran Tanah

BPBD Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengumumkan sebanyak 22 dari 40 kecamatan di daerah itu berpotensi terjadi pergeseran tanah.


Menkominfo Bertemu dengan Dubes Denmark Bahas Kerja Sama Penanganan Bencana

16 hari lalu

Menkominfo Bertemu dengan Dubes Denmark Bahas Kerja Sama Penanganan Bencana

Menkominfo Johnny G. Plate bertemu dengan Duta Besar Denmark untuk Indonesia Lars Bo Larsen.