Berkas Kasus Mahasiswa Halu Oleo Tewas Tertembak Dinyatakan P21

Dua keluarga mahasiswa Universitas Haluoleo Kendari, almarhum Randi dan Yusuf Kardawi, saat berkunjung ke gedung KPK, Jakarta, Kamis, 12 Desember 2019. Keluarga korban meminta bantuan KPK untuk menuntut keadilan atas kematian anak mereka dalam demonstrasi pada 26 September 2019. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Kendari - Setelah empat kali bolak balik, berkas perkara mahasiswa Universitas Halu Oleo yang tewas tertembak dalam aksi pada 26 September 2019 dengan tersangka Brigadir Abdul Malik akhirnya P21 alias lengkap.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara Herman Darmawan mengatakan berkas perkara itu tertuang dalam surat Kepala Kejati Sultra nomor: B - 376/P.3.4/Eoh.1/02/2020 tanggal 17 Februari 2020. Dalam surat itu tertuang bahwa kasus 338 dan atau 351 ayat 1 dan 3 dan atau 359 atas nama tersangka Abdul Malik dengan korban Randy (MD) dan Maulida Putri (Luka ringan) dinyatakan lengkap.

"Setelah bolak balik empat kali berkasnya dinyatakan lengkap (P-21), semua sudah dilengkap bukti dan yang lain sesuai dengan permintaan jaksa," kata Herman kepada Tempo Selasa siang, 18 Februari 2020.

Selanjutnya, kata Herman, setelah berkas ini diterima, jaksa  baru akan menyurati secara resmi Polda Sultra terkait pemberitahuan berkas sudah P-21. "Hari ini diserahkan suratnya. Tahapan berikutnya penyerahan tersangka dan barang bukti. Itu masih menunggu pelaksanaan dari penyidik, terserah penyidik. Tapi nanti penyidik harus memberi tahu kami satu hari sebelum penyerahan," ujarnya.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Sultra Komisaris Besar La Ode Aries Elfatar mengatakan bahwa selain melengkapi alat bukti sesuai petunjuk jaksa, pihaknya menambahkan pasal 338 KUHP di dalam materi berkas perkara itu.

"Iya, kami sudah dapat pemberitahuan sidah P21 kasusnya, ada penambahan pasal 338 terkait pembunuhan,” kata Aries.

Selanjutnya untuk tahap pertama, pihaknya menunggu waktu yang disiapkan kejaksaan.

Dalam perkara itu, Randi menjadi korban penembakan saat melakukan aksi penolakan sejumlah undang-undang bermasalah bersama ribuan mahasiswa dari berbagai universitas Kota Kendari di DPRD Sultra pada 26 Spetember 2019. Aksi mahasiswa ini berujung ricuh dengan aparat keamanan.

Akibatnya, Randi kena tembak di depan Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra, Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

Selain Randi, mahasiswa Halu Oleo lainnya, yakni Muhamad Yusuf Kardawi juga meninggal.  Yusuf kritis karena luka berat di bagian kepalanya.

Kasus kematian Yusuf Kardawi sampai hari ini masih gelap. Menurut Aries, pihaknya kesulitan mengungkap kasus ini karena tidak adanya saksi. "Belum ada progres kami kesulitan karena tak ada saksi yang melihat. Keluarga juga menolak autopsi,” kata dia.






Mahasiswa hingga Emak-Emak Demo Harga BBM Naik di Patung Kuda

11 hari lalu

Mahasiswa hingga Emak-Emak Demo Harga BBM Naik di Patung Kuda

Sejumlah massa dari berbagai elemen seperti mahasiswa hingga ibu rumah tangga memadati kawasan Patung Kuda untuk berunjuk rasa menolak harga BBM naik


Seribuan Mahasiswa Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM di DPRD Solo, Ada 3 Tuntutan Lain

18 hari lalu

Seribuan Mahasiswa Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM di DPRD Solo, Ada 3 Tuntutan Lain

Seriuban mahasiswa berunjuk rasa di depan kantor DPRD Solo menolak kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi.


Jokowi Nonton Live Music Bareng Marcos Jr Usai Didemo BBM Naik

21 hari lalu

Jokowi Nonton Live Music Bareng Marcos Jr Usai Didemo BBM Naik

Jokowi dan Marcos Jr tampak keluar dari dalam gedung Mal Sarinah dan duduk di anjungan lobi barat, yang langsung menghadap ke Jalan M.H. Thamrin.


Sweeping Mobil Plat Merah, 6 Pengunjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM Ditangkap Polisi

21 hari lalu

Sweeping Mobil Plat Merah, 6 Pengunjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM Ditangkap Polisi

Selain menangkap pengunjuk rasa, polisi juga menyita sejumlah barang, seperti ban bekas, bambu kayu, hingga bendera.


Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Blokade Sejumlah Titik Jalan di Makassar

21 hari lalu

Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Blokade Sejumlah Titik Jalan di Makassar

Mahasiswa menilai roda pemerintahan belum dijalankan dengan baik, tidak berorientasi terhadap kesejahteraan rakyat.


6 Terdakwa Tanggapi Kesaksian Ade Armando dalam Kasus Pengeroyokan

27 Juli 2022

6 Terdakwa Tanggapi Kesaksian Ade Armando dalam Kasus Pengeroyokan

Para terdakwa kasus pengeroyokan merespons kesaksian yang disampaikan Ade Armando sebagai saksi korban dalam persidangan di PN Jakarta Pusat


BEM UI Rencanakan Lagi Demontrasi Tolak Draf RKUHP

11 Juli 2022

BEM UI Rencanakan Lagi Demontrasi Tolak Draf RKUHP

BEM UI bakal menggelar demo untuk mengkritisi draf RKUHP. Pemerintah dan DPR dianggap tidak mengakomodir seluruh aspirasi masyarakat.


Kapolsek Gambir Terinjak Demonstran di Patung Kuda, Ini Penyebabnya

20 Mei 2022

Kapolsek Gambir Terinjak Demonstran di Patung Kuda, Ini Penyebabnya

Kapolsek Gambir Komisaris Polisi Rango Siregar menjadi korban terinjak-injak dalam demonstrasi yang berakhir ricuh di kawasan Patung Kuda


Buruh dan Mahasiswa Mau Demo di Patung Kuda, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

12 Mei 2022

Buruh dan Mahasiswa Mau Demo di Patung Kuda, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi demo mahasiswa dan buruh di Patung Kuda


Ribuan Mahasiswa Serbu Rumah PM Sri Lanka, Tuntut Segera Mundur

25 April 2022

Ribuan Mahasiswa Serbu Rumah PM Sri Lanka, Tuntut Segera Mundur

Ribuan mahasiswa Sri Lanka mengerumuni rumah Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa untuk menuntut pengunduran dirinya akibat krisis ekonomi terburuk