KPK Minta Pengacara Nurhadi Kabarkan Posisi Kliennya

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara KPK, Ali Fikri di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 23 Januari 2020. TEMPO/Imam Sukamto

    Juru bicara KPK, Ali Fikri di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 23 Januari 2020. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi meminta Maqdir Ismail, pengacara mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi, segera memberi tahu posisi kliennya.

    "Kami sampaikan, jika memang memiliki itikad baik, maka Saudara Maqdir untuk datang ke KPK menyampaikan informasi keberadaan para tersangka yang katanya ada di Jakarta," kata pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri hari ini, Selasa, 18 Februari 2020.

    Nurhadi berstatus buronan KPK karena mangkir dari pemeriksana kasus suap dan gratifikasi pengaturan perkara di MA.

    Maqdir pernah mengatakan bahwa Nurhadi dan menantunya masih berada di Jakarta.

    Nurhadi mangkir dua kali dari pemeriksaan tersangka. Status buron juga diberikan kepada menantunya dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto.

    Ali menuturkan KPK meminta Maqdir menyampaikan kepada kliennya agar segera menyerahkan diri. Toh, Maqdir dapat melakukan pembelaan terhadap kliennya sesuai prosedur hukum.

    Ali pun mengingatkan bahwa KPK tak segan menjerat pihak-pihak yang sengaja merintangi penyidikan. Pasal obstruction of justice bisa menjerat orang yang tahu keberadaan buronan tapi tak mengabarkannya kepada KPK.

    "KPK akan melakukan upaya penindakan tegas dan terukur."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.