1 Penumpang Westerdam Terpapar Virus Corona, 362 WNI Jadi Awaknya

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal MS Westerdam akhirnya diperbolehkan berlabuh di Kamboja, Kamis, 13 Februari 2020, usai ditolak lima negara karena dianggap membawa penumpang yang tertular virus Corona.

    Kapal MS Westerdam akhirnya diperbolehkan berlabuh di Kamboja, Kamis, 13 Februari 2020, usai ditolak lima negara karena dianggap membawa penumpang yang tertular virus Corona.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan salah satu penumpang Kapal MS Westerdam positif terkena Virus Corona atau COVID-19. Sebanyak 362 WNI menjadi awak kapal yang kini berlabuh di Kamboja tersebut.

    "pada saat mereka berlabuh, mereka dalam kondisi sehat," kata Retno di Kantor Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, pada Senin lalu, 17 Februari 2020.

    Dari 362 WNI tadi, kata Retno, 60 di antaranya berencana pulang karena kontrak mereka tak diperpanjang oleh pengelola kapal. Namun belakangan banyak di antara mereka ditawari perpanjangan kontrak.

    Total 27 WNI yang akhirnya memutuskan pulang. Mereka dalam keadaan sehat dan telah kembali ke Indonesia.

    Setibanya di Indonesia, menurut Retno, mereka dicek oleh tim Kementerian Kesehatan dan diberikan health alert card.

    Retno mengatakan Kapal Westerdam akan kembali berlayar pada 27 Februari 2020. Dia tak dapat memastikan apakah bisa berlayar sebab ada 1 penumpang yang positif terpapar Virus Corona.

    Otoritas kesehatan Kamboja dan pemilik kapal MS Westerdam, Holland America Line, kecolongan. Mereka tidak menyangka bahwa salah satu penumpang yang mereka pulangkan ternyata positif tertular Virus Corona.

    Khawatir ada lebih dari satu penumpang terkena virus Corona, Kamboja dan Holland mencari para penumpang yang telah pulang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.