Kejati DKI Telah Terima Berkas Tersangka Penyerang Novel Baswedan

Suasana rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Jumat, 7 Januari 2020. Pada akhir Desember 2019, polisi menangkap dua orang tersangka penyerang, yakni dua anggota Brigade Mobil, Ronny Bugis, dan Rahmat Kadir Mahulette. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, JakartaKejaksaan Tinggi DKI Jakarta telah menerima berkas perkara Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette, dua tersangka penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Penuntut umum telah menerima kembali berkas atas nama RK dan RB yang telah diperbaiki pada 12 Februari 2020," ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Nirwan Nawawi melalui keterangan tertulis pada Kamis, 13 Februari 2020.

Nirwan menyebut, jaksa akan segera meneliti kembali berkas perkara tersebut. "Apakah telah memenuhi kelengkapan syarat formil maupun materiil," kata dia.

Jika nantinya berkas dinyatakan lengkap atau P21, maka penyidik, kata Nirwan, akan  melimpahkan perkara ke pengadilan.

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta sebelumnya mengembalikan berkas Ronny dan Rahmat setelah dinilai tidak lengkap. Kepolisian kemudian menggelar rekonstruksi penyerangan Novel pada 7 Februari lalu untuk melengkapi berkas perkara.

"Tentunya dengan adanya rekonstruksi ini nanti akan digunakan untuk melengkapi berkas perkara. Mencocokkan BAP ya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono pada 11 Februari 2020.

Kepolisian Daerah Metro Jaya pun melakukan 10 adegan dalam proses rekonstruksi kasus penyiraman air keras terhadap Novel. Rekonstruksi yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam itu dilakukan di depan kediaman Novel yang berlokasi di Jalan Deposito Blok T Nomor 8, Kelapa Gading, Jakarta Utara.







Kejati DKI Jakarta dan Kejaksaan Belanda Diskusi Penegakan Hukum

4 hari lalu

Kejati DKI Jakarta dan Kejaksaan Belanda Diskusi Penegakan Hukum

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menerima kunjungan kerja dari Kejaksaan Tinggi Belanda


Azyumardi Azra Habis-habisan Dukung Pegawai KPK yang Dianggap Tak Lolos TWK: Berakhir Sendu

7 hari lalu

Azyumardi Azra Habis-habisan Dukung Pegawai KPK yang Dianggap Tak Lolos TWK: Berakhir Sendu

Azyumardi Azra menilai TWK yang dilakukan KPK penuh masalah. Ia dan 73 guru besar menilai pelaksanaan tes tersebut melanggar hukum dan etika publik.


Cegah Pelajar Terjerumus Pelanggaran Hukum, Kejaksaan Tinggi DKI Gelar Penyuluhan di SMP 182

8 hari lalu

Cegah Pelajar Terjerumus Pelanggaran Hukum, Kejaksaan Tinggi DKI Gelar Penyuluhan di SMP 182

Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah adalah pengenalan serta pembinaan hukum sejak dini untuk mencegah para remaja melakukan pelanggaran hukum.


Master Security IT: Kenali Bahaya 4 Serangan Siber, Phishing hingga Ransomwar

13 hari lalu

Master Security IT: Kenali Bahaya 4 Serangan Siber, Phishing hingga Ransomwar

Kebocoran data pribadi belakangan ini menyadarkan publik bahwa modus serangan siber memiliki ragam bentuk, seperti phishing, skimming, carding, ataupun ransomware.


Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Ini Tugas Novel Baswedan dan 43 Eks Pegawai KPK Korban TWK

15 hari lalu

Satgassus Pencegahan Korupsi Polri, Ini Tugas Novel Baswedan dan 43 Eks Pegawai KPK Korban TWK

Polri mengembangkan Satgassus Pencegahan Korupsi. Apa saja tuganya? Novel Baswedan dan 43 eks pegawai KPK korban TWK ada di sana.


Kejati DKI Sita Sejumlah Aset Tersangka Korupsi Pembebasan Lahan di Cipayung

17 hari lalu

Kejati DKI Sita Sejumlah Aset Tersangka Korupsi Pembebasan Lahan di Cipayung

Perkiraan kerugian negara akibat dugaan kasus korupsi di Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI mencapai Rp 17,7 miliar lebih


Kejati Tahan Pejabat Dinas Bina Marga DKI Era Ahok karena Korupsi

33 hari lalu

Kejati Tahan Pejabat Dinas Bina Marga DKI Era Ahok karena Korupsi

Korupsi terjadi saat UPT Alkal Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta melakukan pengadaan 19 unit alat-alat berat penunjang perbaikan jalan pada 2015.


Kata Novel Baswedan tentang Suap dan Gratifikasi, Lapor Hanya ke KPK?

34 hari lalu

Kata Novel Baswedan tentang Suap dan Gratifikasi, Lapor Hanya ke KPK?

Novel Baswedan menjelaskan perbedaan antara gratifikasi dan suap. Berapa hari maksimal seseorang diwajibkan lapor terima gratifikasi?


Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Soroti Pupuk Bersubsidi, Novel Baswedan: 3 Potensi Pidana Korupsi

37 hari lalu

Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Soroti Pupuk Bersubsidi, Novel Baswedan: 3 Potensi Pidana Korupsi

Satgassus Pencegahan Korupsi Polri yang diperkuat Novel Baswedan membeberkan potensi korupsi di tubuh Kementerian Pertanian.


Pejabat Kemenkumham Terduga Pungli Dicekal, Kasus Ditangani Kejati DKI Jakarta

21 Juli 2022

Pejabat Kemenkumham Terduga Pungli Dicekal, Kasus Ditangani Kejati DKI Jakarta

Sejumlah Kepala Lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) telah diperiksa dalam kasus dugaan pungli ini.