Pemerintah Bentuk Tim Khusus untuk Identifikasi Pendukung ISIS

Reporter

Menko Polhukam Mahfud MD didampingi Kepala BNBP Doni Monardo (kedua kanan) menghadiri dzikir dan doa bersama di Masjid Agung Natuna, Kepulauan Riau, Kamis, 6 Februari 2020. Kegiatan doa bersama tersebut ditujukan agar Natuna dan seluruh warga Indonesia terhindar dari serangan virus Corona. ANTARA/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah membentuk tim khusus untuk mengidentifikasi orang Indonesia diduga menjadi pendukung  Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau teroris lintas negara atau foreign terrorist fighters (FTF). Langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo, pada Selasa, 11 Februari 2020 lalu. "Ada satgas (telah dibentuk). Pak Suhardi Alius, Kepala BNPT yang memimpin untuk menyiapkan seluruh perangkat," kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD saat ditemui di rumah dinasnya, di Jalan Denpasar Raya, Jakarta Selatan, Rabu, 12 Februari 2020.

Tim telah bergerak memverifikasi 689 nama-nama orang Indonesia yang menjadi teroris antarnegara. Nama-nama itu didapat dari hasil penjaringan beberapa lembaga yang menjadi sumber informasi Kemenko Polhukam, seperti Badan Intelejen Negara (BIN), Badan Intelejen Strategis (BAIS), hingga Badan Intelejen Amerika Serikat CIA.

Berasal dari berbagai sumber, nama-nama di daftar itu sangat simpang siur. Dari total nama itu, Mahfud mengatakan hanya ada 288 yang telah terkonfirmasi dan memiliki kelengkapan data nama, alamat, juga nomor paspor. Sisanya, informasi yang ada hanya separuhnya saja. "Tak semua identitas bisa dikenali secara lengkap," kata Mahfud.

Kepastian data ini menjadi salah satu hal yang diputuskan dalam rapat bersama Presiden Joko Widodo pada Selasa, 11 Februari 2020, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Keputusan pertama adalah mengedepankan keselamatan rakyat Indonesia, yang berhubungan dengan keputusan kedua, yakni tidak memulangkan seluruh teroris lintas negara ke Indonesia. "Yang ketiga, mencari data yang valid dari data yang berbeda-beda," kata Mahfud.

Validasi data ini juga, yang akan sekaligus menyaring mana yang tak terlibat sama sekali dengan kelompok teroris, dan yang pernah terlibat dan berusaha pulang ke Indonesia. Jika merasa bukan bagian dari ISIS atau teroris lintas negara dan bisa dibuktikan, Mahfud mempersilakan siapapun WNI yang sedang ada di uar negeri untuk pulang.






Tragedi Kanjuruhan, Ini Kronologis Permohonan Pemajuan Jadwal Pertandingan dan Pembatasan Tiket

5 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, Ini Kronologis Permohonan Pemajuan Jadwal Pertandingan dan Pembatasan Tiket

Tempo mendapatkan dokumen yang menguak kisruh soal permohonan pemajuan jadwal pertandingan dan pembatasan tiket sebelum Tragedi Kanjuruhan terjadi.


Soal Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan, Menkes Akui Baru Tahu Aturan FIFA

10 jam lalu

Soal Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan, Menkes Akui Baru Tahu Aturan FIFA

Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang diduga terjadi karena penggunaan gas air mata di dalam stadion yang tak sesuai aturan FIFA.


Ini Nama Ketua dan Anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan

15 jam lalu

Ini Nama Ketua dan Anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) sudah dibentuk untuk mengusut Tragedi Kanjuruhan, yang menewaskan 125 orang.


Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan Bidik Pelaku Pidana di Luar Lapangan

15 jam lalu

Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan Bidik Pelaku Pidana di Luar Lapangan

Tim pencari fakta tragedi Kanjuruhan akan bekerja mulai Selasa besok. Hasil kerja akan dilaporkan ke Presiden.


Jokowi Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

16 jam lalu

Jokowi Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

Santunan ini hanya diperuntukkan bagi keluarga korban meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan. Untuk korban luka diberi pengobatan gratis.


Mahfud Md Minta Polri Tetapkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan 2-3 Hari

16 jam lalu

Mahfud Md Minta Polri Tetapkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan 2-3 Hari

Pemerintah memberi santunan korban meninggal tragedi Kanjuruhan Rp 50 juta.


Jokowi Setujui Susunan Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan

17 jam lalu

Jokowi Setujui Susunan Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan

Nama-nama pimpinan dan anggota tim pencari fakta tragedi Kanjuruhan ini sudah dilaporkan Mahfud ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi.


Arema FC Klaim Tidak Menjual Tiket Melebihi Kapasitas Stadion Kanjuruhan

18 jam lalu

Arema FC Klaim Tidak Menjual Tiket Melebihi Kapasitas Stadion Kanjuruhan

Manajemen Arema FC menegaskan tidak menjual tiket laga melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan melebihi kapasitas.


Koalisi Masyarakat Sipil Desak Presiden Jokowi Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

19 jam lalu

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Presiden Jokowi Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Koalisi mendesak Presiden Jokowi meminta maaf secara terbuka kepada korban dalam tragedi Kanjuruhan dan memastikan santunan kepada korban.


Tragedi Sepak Bola Dunia, Korban Tragedi Kanjuruhan Peringkat Ketiga Disusul Tragedi Hillsborough

21 jam lalu

Tragedi Sepak Bola Dunia, Korban Tragedi Kanjuruhan Peringkat Ketiga Disusul Tragedi Hillsborough

Merujuk jumlah korban versi Kapolri sebanyak 125 orang, korban tragedi Kanjuruhan peringkat ketiga di dunia, kemudian tragedi Hillsborough.