KSPSI: Pendukung Jokowi Turun ke Jalan, Ada Apa Omnibus Law?

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nuwawea. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia atau KSPSI menggelar demonstrasi menentang omnibus law Cipta Kerja yang sebelumnya disebut Cipta Lapangan Kerja pada hari ini, Rabu, 12 Februari 2020, di Gedung DPR, Jakarta.

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengatakan mereka menilai ada yang salah dengan omnibus law Cipta Kerja.

"KSPSI sebagai pendukung Presiden (Jokowi) turun ke jalan, ini ada sesuatu yang salah," kata Gani dalam audiensi dengan DPR.

Perwakilan KSPSI ditemui Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel, Wakil Ketua Komisi IX Sri Rahayu, Wakil Ketua Komisi IX Melki Laka Lena, dan Ketua Komisi IX Felly Estelita Runtuwene.

Sejumlah anggota Komisi IX juga hadir dalam audiensi tersebut.

Gani menjelaskan bahwa KSPSI pendukung Joko Widodo sejak Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2012.

Gani juga merupakan Presiden Direktur PT Pembangunan Perumahan, salah satu BUMN.

Menurut dia, Jokowi telah mewanti-wanti para menterinya agar melibatkan semua pihak dalam pembahasan omnibus law cipta kerja, termasuk kelompok buruh.

Presiden Jokowi, kata dia, bahkan sudah tiga kali mengingatkan para menteri, yaitu pada Desember 2019, Januari 2020, dan Februari 2020.

"Seluruh konfederasi buruh bertanya kepada saya, Anda konfederasi buruh pendukung Presiden, kok enggak punya draf (rancangan undang-undang)? Ada apa dengan rancangan ini?"

Gani memastikan semua serikat pekerja akan menolak omnibus law yang merugikan kelompok buruh. Maka dia mendesak DPR agar dalam pembahasan omnibus law Cipta Kerja melibatkan kelompok buruh.

"Kami mengingatkan, semua kelompok buruh menolak dengan keras," ucap Gani.

Dia mengimbuhkan, kelompok buruh tak memiliki niat mengacaukan pemerintahan, tapi hanya memastikan RUU Cipta Kerja tak merugikan mereka.

"Seluruh konfederasi buruh pasti tidak punya tujuan untuk menggoyang peemrintahan."






Survei Indikator: Elektabilitas PDIP Masih Tertinggi, Efek Jokowi

7 jam lalu

Survei Indikator: Elektabilitas PDIP Masih Tertinggi, Efek Jokowi

Elektabilitas PDIP tertinggi setelah kenaikan harga BBM karena approval rating terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi mulai pulih.


Bahlil Bela Jokowi soal Penanganan Krisis: Tak Ada Satu pun Dapat Meramal Ekonomi Global Hari Ini

8 jam lalu

Bahlil Bela Jokowi soal Penanganan Krisis: Tak Ada Satu pun Dapat Meramal Ekonomi Global Hari Ini

Bahlil menyebut tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Joko Widodo alias Jokowi masih tinggi.


Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Kerahkan Seluruh Dokter RS Bhayangkara Malang, Kediri, dan Surabaya

9 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Kerahkan Seluruh Dokter RS Bhayangkara Malang, Kediri, dan Surabaya

Khusus kepada Kapolri, Jokowi meminta dilakukan investasi dan mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan.


Tragedi Kanjuruhan dan Peru Ada Kesamaan, Amnesty Internasional Desak Pemerintah Usut Tuntas

10 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan dan Peru Ada Kesamaan, Amnesty Internasional Desak Pemerintah Usut Tuntas

Tragedi Kanjuruhan dan Peru memiliki kesamaan dalam hal jumlah korban yang mencapai ratusan orang dan paparan gas air mata.


Korban Tragedi Kanjuruhan 129 Jiwa, 18 Belum Teridentifikasi

12 jam lalu

Korban Tragedi Kanjuruhan 129 Jiwa, 18 Belum Teridentifikasi

Sebanyak 18 orang korban Tragedi Kanjuruhan belum teridentifikasi karena tak membawa identitas.


Presiden Jokowi Minta Liga 1 Dievaluasi Menyusul Tragedi Kanjuruhan Usai Laga Arema FC vs Persebaya

12 jam lalu

Presiden Jokowi Minta Liga 1 Dievaluasi Menyusul Tragedi Kanjuruhan Usai Laga Arema FC vs Persebaya

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud Md menegaskan bahwa Tragedi Kanjuruhan bukanlah bentrok suporter Arema FC dengan Persebaya.


Akibat Tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi Perintahkan PSSI Hentikan Sementara BRI Liga 1

13 jam lalu

Akibat Tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi Perintahkan PSSI Hentikan Sementara BRI Liga 1

Presiden Jokowi memerintahkan penghentian sementara kompetisi BRI Liga 1 akibat Tragedi Kanjuruhan.


Tragedi Kanjuruhan: Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tuntas, Jumlah Korban Bertambah Jadi 129 Orang

13 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan: Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tuntas, Jumlah Korban Bertambah Jadi 129 Orang

Presiden Jokowi mengatakan jumlah korban tragedi Kanjuruhan bertambah menjadi 129 orang.


Fadli Zon Anggap Kedekatan Prabowo dan Jokowi Tak akan Mengerucut pada Duet di Pilpres 2024

1 hari lalu

Fadli Zon Anggap Kedekatan Prabowo dan Jokowi Tak akan Mengerucut pada Duet di Pilpres 2024

Fadli Zon menilai isu duet Prabowo - Jokowi mesti ditinjau fatsun politiknya.


Persiapan Kunjungan Jokowi dan Xi Jinping, Kemenhub Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

1 hari lalu

Persiapan Kunjungan Jokowi dan Xi Jinping, Kemenhub Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Presiden Jokowi dan Xi Jinping direncanakan meninjau proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan menaiki kereta inspeksi.