Peneliti Singgung Corona di Indonesia, Menkes: Suruh ke Sini

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga membaca pamflet sosialisasi pencegahan virus Corona yang dibagikan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) di Kota Tua Penagi, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis 6 Februari 2020. Sosialisasi kesehatan tersebut sebagai bentuk kepedulian bagi warga yang tinggal berjarak sekitar satu kilometer dari tempat diobservasinya 238 WNI pascaevakuasi dari Wuhan, Hubei, China yang memasuki hari kelima dalam keadaan sehat dan baik. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Warga membaca pamflet sosialisasi pencegahan virus Corona yang dibagikan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) di Kota Tua Penagi, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis 6 Februari 2020. Sosialisasi kesehatan tersebut sebagai bentuk kepedulian bagi warga yang tinggal berjarak sekitar satu kilometer dari tempat diobservasinya 238 WNI pascaevakuasi dari Wuhan, Hubei, China yang memasuki hari kelima dalam keadaan sehat dan baik. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menantang peneliti epidemiologist Marc Lipsitch dari Harvard TH Chan School of Public Health yang menyebut kemungkinan virus Corona baru atau 2019-nCoV sudah masuk ke Indonesia untuk membuktikan hasil penelitiannya.

    Terawan yakin virus itu belum masuk lantaran pemerintah RI mengikuti prosedur standar internasional. Selain itu, kata dia, Indonesia telah memiliki alat untuk mendeteksi virus asal Cina tersebut. 

    "Harvard suruh ke sini. Saya suruh buka pintunya untuk melihat. Tidak ada barang yang ditutupi," ujar Terawan di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 11 Februari 2020.

    Terawan mengklaim Indonesia telah berhati-hati melakukan pemeriksaan terkait berbagai kasus dugaan suspect virus Corona.

    Sebelumnya, Kementerian Kesehatan sempat mencatat sekitar 62 kasus dugaan suspect virus Corona. Namun setelah menjalani pemeriksaan, semua sampel menunjukkan hasil negatif.

    Untuk itu, Terawan meminta semua pihak bersyukur karena hingga kini virus Corona belum menyebar di Indonesia. "Perkara Indonesia itu tidak ada (virus Corona) ya berkat Yang Maha Kuasa, karena doa kita semua. Kita tidak mengharapkan itu ada. Dan kita terus berdoa mudah-mudahan jangan ada mampir ke Indonesia," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.