Masyarakat Sangat Terbantu Program Sembako Kemensos

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masyarakat Sangat Terbantu Program Sembako Kemensos

 

    Masyarakat Sangat Terbantu Program Sembako Kemensos  

    INFO NASIONAL — Setelah dinilai berhasil dalam penurunan angka kemiskinan, kini langkah pemerintah adalah mengurangi angka stunting dan sekaligus untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian Sosial terus berupaya untuk menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat penerima bantunan melalui program sembako.

    Seperti diketahui, program sembako merupakan transformasi dari program sebelumnya, yakni BPNT atau bantuan pangan non tunai. Untuk memastikan kelancaran jalannya proses pencairan dan sekaligus mensosialisasikan program sembako ini kepada keluarga penerima manfaat atau KPM, Sekretaris Ditjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial, Nurul Farijati, bersama Asdep Bidang Konpensasi Sosial Kemenko PMK, Herbin Manihuruk, Tenaga Teknis Menteri Sosial, Angga Arrasyid, perwakilan Bulog, perwakilan Bank BRI sebagai salah satu anggota bank Himbara, turun langsung melihat jalannya proses penyaluran program sembako di lapangan.

    Dalam kunjungan kerja di Kota Medan, tim pemerintah disertai pihak Kedutaan Australia yang mengapresisasi program sembako ini.

    Berada di Kota Medan, Sumatera Utara, Sesditjen mengunjungi dua tempat yang berbeda, yakni Kelurahan Lalang, Kecamatan Sunggal dan Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia.

    Saat mengunjungi agen bank yang berfungsi sebagai warong penyalur bantuan di Kelurahan Lalang, Kecamatan Sunggal, Kota Medan Sumatera Utara, Sesditjen menyaksikan berlangsungnya proses penyaluran yang diterima oleh keluarga penerima manfaat untuk mendapatkan bantuan pangan.

    Nurul menyatakan cukup puas dengan jalannya penyaluran sembako di Kota Medan ini. Karena pada program sembako, KPM tidak saja dapat membeli beras dan telur seperti saat masih berupa BPNT, tapi juga dapat membeli bahan pangan tambahan berupa ikan segar, daging ayam segar, tempe, serta sayur-mayur sesuai dengan ketersediaan bahan lokal pada wilayah setempat.

    Dijelaskan, program sembako ini diikuti juga dengan naiknya jumlah bantuan yang semula sebesar Rp 110 ribu menjadi Rp 150 ribu. Hal ini mungkinkan ada varian makanan yang bisa dibeli yaitu berupa unsur hewani, nabati, dan sayur-sayuran. Ini sesuai dengan harapan pemerintah bahwa bantuan pangan harus mengandung gizi yang dapat menurunkan angka stunting.

    Herbin Manihuruk mengatakan program sembako yang disalurkan di Kota Medan ini berlangsung cukup baik dan sudah lengkap, berupa bahan yang memiliki kandungan protein hewani, nabati maupun minareal lainnya. Sehingga pilihan yang dapat dibeli oleh para KPM pun semakin beragam dan ini menjadi upaya untuk penurunan secara signifikan angka stunting di indonesia.

    Dalam beberapa kunjungan langsung ke lapangan, terbukti bahwa masyarakat menyambut baik program sembako ini. Para KPM umumnya senang, karena pada bantuan sosial berupa sembako ini, jumlah bantuan naik. Sehingga mereka bukan saja hanya dapat membeli beras dan telur, tapi dengan mudah juga dapat membeli bahan-bahan pangan tambahan yang sangat bervariasi guna memenuhi kebutuhan gizi keluarga. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.