Golkar Usung Gibran Jokowi Jika PDIP Tak Berikan Rekom

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gibran Rakabuming Raka mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Solo di Panti Marhaen, Kantor Dewan Perwakilan Daerah PDIP Jawa Tengah, Kamis, 12 Desember 2019 (Tempo/Jamal Abdun Nashr)

    Gibran Rakabuming Raka mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Solo di Panti Marhaen, Kantor Dewan Perwakilan Daerah PDIP Jawa Tengah, Kamis, 12 Desember 2019 (Tempo/Jamal Abdun Nashr)

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia memastikan partainya akan mendukung habis-habisan Gibran Rakabuming Raka, dalam Pilkada Surakarta 2020.

    Doli bahkan memastikan Golkar akan mengusung Gibran jika PDIP tak menerbitkan rekomendasi untuk putra sulung Presiden Jokowi tersebut.

    Doli menuturkan bahwa partai sudah berkomunikasi dengan partai-partai lain di Solo ihwal kemungkinan PDIP tak merekomendasikan Gibran Jokowi.

    "Tetap mengusung Gibran. Sudah ada penjajakan dengan beberapa partai lain untuk memberikan dukungan yang sama," ujar dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Februari 2020.

    Doli mengklaim partainya sudah menyatakan dukungan kepada Gibran sejak sebelum Gibran mendaftar ke PDIP. Golkar pun konsisten dengan pernyataan itu hingga sekarang.

    "Golkar dari awal termasuk yang mengeluarkan pernyataan mengusung Gibran."

    Di Solo, PDIP menguasai mayoritas kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Dari total 45 kursi, 30 di antaranya milik PDIP.

    Pada posisi kedua, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 5 kursi. Kemudian Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Gerindra masing-masing 3 kursi, serta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 1 kursi.

    Syarat minimal mengusung calon di Pilkada Solo 2020 adalah partai atau gabungan partai yang memiliki sembilan kursi DPRD.

    Sebelumnya, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Wuryanto mengatakan partainya tak menutup pintu berkoalisi dengan partai lain. Namun, partai-partai lain yang berkoalisi harus mengikuti strategi PDIP.

    Doli pun mengatakan akan dibicarakan strategi bersama dengan PDIP dan partaui lainnya untuk pemenangan Pilkada Surakarta 2020.

    "Misalnya kami punya calon bagus dan kuat, tentu ketika mengundang partai lain berkoalisi akan kami ajak duduk bersama membicarakan strategi," ujar politikus senior Golkar itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.