Khawatir Corona, Dua Mahasiswa Indonesia di Cina Pulang Mandiri

Reporter

Dua petugas Imigrasi memproses paspor penumpang pesawat yang tiba di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Supadio di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis 6 Februari 2020. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menginstruksikan kepada jajaran Imigrasi, Kesehatan Pelabuhan, Bea Cukai dan Karantina setempat untuk melarang masuknya turis dari negara China, tidak memperbolehkan pekerja asing untuk kembali ke negara mereka yang sedang terjadi kasus virus Corona dan melarang warga untuk berkunjung ke China guna mengantisipasi masuknya virus Corona di wilayah Kalimantan Barat. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang

TEMPO.CO, Nunukan - Dua mahasiswa Indonesia asal Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara yang sedang menempuh pendidikan di Cina pulang ke rumah orangtuanya di Pulau Sebatik. Keduanya pulang karena khawatir terjangkit virus corona yang telah menewaskan ratusan orang di negeri tirai bambu tersebut.

Sapriadi, salah satu mahasiswa jurusan Bisnis Internasional Jiansu Institute, Nianjing Cina itu mengatakan dirinya sempat menjalani karantina selama dua pekan sebelum pulang ke tanah air. Namun ia menyebut sejauh yang ia tahu, tak ada WNI di Cina yang terjangkit virus corona.

"Selama disana saya tidak pernah dengar ada WNI atau mahasiswa yang terjangkit virus corona," kata Sapriadi di Pelabuhan Liem Hie Djung Kabupaten Nunukan, Senin, 10 Februari 2020.

Ia pun menyebut letak Wuhan, kota asal virus corona merebak juga jauh dari kota tempatnya menempuh pendidikan.

Rekan Sapriadi, Muh Sahrul mengatakan ia memutuskan pulang karena khawatir dengan terus merebaknya virus corona di Cina. "Saya pulang bersama Sapriadi karena orangtuanya khawatir keselamatan di sana (Nianjing)," ujarnya.

Meskipun biaya transportasi kembali ke tanah air ditanggung sendiri tetapi mereka rela demi memuaskan kedua orangtuanya yang khawatir.

Sapriadi dan Sahrul menempuh dua hari perjalanan dari Cina. Ia pulang lewat Bandara Internasional Soekarno Hatta setelah transit di Bangkok. Keduanya sama-sama mengaku tidak diperiksa petugas kesehatan di bandara sampai tiba di Bandara Juwata, Tarakan.

"Saya tidak pernah diperiksa oleh petugas kesehatan waktu sampai di Bandara Sukarno Hatta dan Juwata Tarakan," kata keduanya.

Sirajuddin, ayah Sapriadi mengatakan dirinya memang merasa khawatir atas wabah virus corona di Cina sehingga meminta anaknya untuk pulang sementara. Ia belum mengetahui kapan anaknya akan kembali kuliah di Nianjing.

"Sebelum ada kepastian kondisi Cina aman dari virus corona belum membiarkan dulu kembali ke sana. Nanti ada panggilan dari kampusnya baru melepaskan kembali ke Cina," kata Sirajuddin.






Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

3 hari lalu

Dampak Garis Kemiskinan Bank Dunia Direvisi, Jumlah Penduduk Miskin Indonesia dan Cina Melesat

Bank Dunia (World Bank) mengubah standar garis kemiskinan baru yang mengacu pada aturan purchasing power parities (PPP) 2017.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

3 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

5 hari lalu

Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

Mike Pompeo memberikan masukan ke Amerika soal bagaimana menghadapi Cina.


Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

5 hari lalu

Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

Ridwan menuturkan Indonesia adalah penghasil timah terbesar kedua di dunia. Dua investor asal Cina meliriknya.


Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

7 hari lalu

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang Mengecam Sikap Cina ke Taiwan

Kamala Harris dan Perdana Menteri Jepang mengutuk tindakan Cina di Selat Taiwan dan menegaskan kembali pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.


Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

8 hari lalu

Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

Beton yang semakin kuat memaksa bom-bom bunker buster semakin dahsyat. Saat ini beton yang menang?


Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

8 hari lalu

Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

Presiden Cina Xi Jinping trending di Twitter kalau dia dikenai tahanan rumah dan dikudeta militer. Sejauh ini, kabar tersebut belum terkonfirmasi.


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

11 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


OnePlus 11 Pro Dikabarkan Calon Pengguna Snapdragon 8 Gen 2, RAM 16 GB

11 hari lalu

OnePlus 11 Pro Dikabarkan Calon Pengguna Snapdragon 8 Gen 2, RAM 16 GB

Berikut bocoran spesifikasi ponsel flagship dari Cina, OnePlus 11 Pro, ini selengkapnya.


Akan Rilis 26 September, vivo X Fold+ Usung Spiritual dan Simbol Peradaban Cina

11 hari lalu

Akan Rilis 26 September, vivo X Fold+ Usung Spiritual dan Simbol Peradaban Cina

Tanda plus di vivo X Fold+ diartikan sebagai lebih kuat lagi.