Baru Pulang dari Singapura, Kondisi Satu Keluarga Ini Dipantau

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang maskapai Wings Air menggunakan masker saat akan menaiki pesawat di Bandara Hang Nadim, Batam, Selasa, 4 Januari 2020. Kesadaran masyarakat menggunakan masker tersebut untuk mengantisipasi tertular virus Corona. ANTARA

    Penumpang maskapai Wings Air menggunakan masker saat akan menaiki pesawat di Bandara Hang Nadim, Batam, Selasa, 4 Januari 2020. Kesadaran masyarakat menggunakan masker tersebut untuk mengantisipasi tertular virus Corona. ANTARA

    TEMPO.CO, Batam - Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam menyatakan tidak menemukan gejala klinis virus Corona terhadap satu keluarga asal Tanjungpinang yang baru pulang dari Singapura.

    Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau Komisaris Besar Muh Haris menjelaskan tim KKP Batam yang dipimpin Achmad Farhani bersama KKP Tanjungpinang langsung mendatangi alamat rumah enam orang WNI itu demi memeriksa keadaannya.

    "Sesuai protokol kesehatan, terhadap WNI tersebut dilakukan observasi di rumahnya dengan pemantauan tim kesehatan dari KKP dan Kemenkes," kata Haris, Ahad, 9 Februari 2020.

    Tim melakukan pemeriksaan dengan asistensi Dirjen P2P Kemenkes terhadap keenamnya. Sementara ini disimpulkan belum ditemukan gejala klinis terkonfirmasi virus Corona.

    Di Singapura, sampai 5 Februari lalu tercatat ada 24 orang yang terinfeksi virus Corona. Salah seorang WNI pun diketahui terpapar virus di negeri Singa itu.

    Rencananya, kata Haris, petugas kesehatan akan melakukan swap tenggorakan terhadap enam orang itu kemudian memeriksakannya ke laboratorium demi memastikan kondisinya.

    Haris menyatakan petugas kesehatan akan terus memantau perkembangan kesehatan keluarga asal Tanjungpinang tersebut. "Diharapkan masyarakat tetap tenang dan melaksanakan aktivitas seperti biasa dan tetap menjaga pola hidup dan pola makan sehat serta berolahraga," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.