Jokowi Pelajari Manajemen Ibu Kota Baru di Canberra, Australia

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah) bersama Chief Executive National Capital Authority Canberra Sally Barnes (kanan) melihat pusat kota Canberra dari Mount Ainslie, Canberra, Australia, Ahad, 9 Februari 2020. Dalam lawatan ini dibahas rencana aksi kerja sama ekonomi serta sejumlah isu bilateral lainnya. ANTARA/Desca Lidya Natalia

    Presiden Jokowi (tengah) bersama Chief Executive National Capital Authority Canberra Sally Barnes (kanan) melihat pusat kota Canberra dari Mount Ainslie, Canberra, Australia, Ahad, 9 Februari 2020. Dalam lawatan ini dibahas rencana aksi kerja sama ekonomi serta sejumlah isu bilateral lainnya. ANTARA/Desca Lidya Natalia

    TEMPO.CO, JakartaPresiden Joko Widodo atau Jokowi mengunjungi kawasan Mount Ainslie di Canberra, Australia, pada Ahad, 9 Februari 2020. Jokowi datang untuk melihat dan mempelajari pembangunan Canberra sebagai ibu kota Australia.

    "Ya saya banyak bertanya tadi pagi ke Gubernur Jenderal, kemudian bertanya juga ke Perdana Menteri Scott Morrison, kemudian sekarang bertanya juga ke Sally Barnes, CEO-nya National Capital Authority di sini, kami ingin mendapatkan sebuah bayangan seperti apa sebetulnya Kota Canberra, bagaimana dikelola, kemudian dimulainya seperti apa," kata Jokowi seperti dikutip dari keterangan tertulis Sekretariat Negara, Ahad, 9 Februari 2020.

    Kota Canberra dibangun pada tahun 1913 dan memiliki penduduk sekitar 400 ribu jiwa. Dari Mount Ainslie yang memiliki ketinggian 843 meter di atas permukaan laut, Jokowi melihat tata kota Canberra secara keseluruhan.

    "Saya kira kalau kita lihat tadi tata kotanya sangat bagus sekali dan yang baik-baik akan kita ambil untuk pembangunan ibu kota baru," kata Jokowi.

    Jokowi mengatakan Indonesia bisa mempelajari manajemen serta tata kotanya. Ia mencontohkan bentuk gedung-gedung pemerintah yang tingginya tidak lebih dari tujuh lantai. Gedung-gedung tinggi, di lokasikan di luar area pemerintahan. Jokowi memuji tata kota seperti ini.

    Dalam kesempatan itu, Jokowi kembali menegaskan keseriusan pemerintah dalam pemindahan ibu kota negara Indonesia ke Kalimantan Timur. Menurutnya, studi terkait hal tersebut sudah dimulai sejak lima tahun lalu dan lomba desain telah dimulai pada tahun lalu.

    "Sudah kita putuskan, sekarang tinggal menunggu undang-undang di DPR, kalau sudah ada undang-undang tinggal kita lakukan land clearing, lalu kita lakukan pembangunan infrastruktur dasar," ujar Jokowi.

    Kunjungan ke Mount Ainslie ini dilakukan Presiden di sela-sela agenda kunjungan kenegaraan ke Australia. Turut mendampingi Presiden saat meninjau Mount Ainslie antara lain, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, dan Duta Besar Indonesia untuk Australia Yohanes Legowo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.