Polda Tangguhkan Penahanan PSK yang Digerebek Andre Rosiade

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPR terpilih periode 2019-2024, Andre Rosiade, mendampingi Federasi Serikat Pekerja Industri Semen Indonesia untuk menemui Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, 2 September 2019. Tempo/Friski Riana

    Anggota DPR terpilih periode 2019-2024, Andre Rosiade, mendampingi Federasi Serikat Pekerja Industri Semen Indonesia untuk menemui Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, 2 September 2019. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, JPadang - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menangguhkan penahanan tersangka prostitusi daring (online), NN, wanita yang digrebek polisi bersama anggota DPR RI, politikus Partai Gerindra, Andre Rosiade di salah satu hotel di Kota Padang pada Ahad, 26 Januari 2020. “Kami tangguhkan penahanannya setelah adanya permohonan dari pihak keluarga dan kuasa hukumnya,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat Komisaris Besar Stefanus Satake Bayu Setianto di Padang, Ahad, 9 Februari 2020.

    Menurut Stefanus, proses administrasi telah selesai dan NN dijemput keluarganya pada Sabtu malam, 8 Februari 2020, sekitar pukul 22.00 WIB. "Dia sudah kembali kepada keluarga namun proses hukum tetap berjalan.” NN diwajibkan melapor dua kali dalam satu pekan.

    Polda Sumatera Barat menangkap AS, 24 tahun, dan NN yang diduga terlibat dalam prostitusi daring melalui aplikasi Michat.
    Menurut Stefanus, tersangka AS berperan berperan sebagai muncikari, sedangkan NN pekerja seks komersial (PSK). Mereka ditangkap setelah adanya laporan dari anggota DPR RI Andre Rosiade yang menggerebek kamar 606 di sebuah hotel di Kota Padang.

    Pengungkapan kasus itu berawal dari rekan Andre menggunakan aplikasi Michat untuk menggunakan jasa PSK secara daring di Kota Padang, Sumatera Barat. Hasilnya, dalam aplikasi itu berbincang dengan NM yang menggunakan akun bernama Tari dan menyapati nilai transaksi sebesar Rp 800 ribu.

    Keduanya sepakat bertemu di salah satu kamar hotel dan ketika akan memasuki kamar, Andre Rosiade menghubungi pihak kepolisian untuk menggeledah kamar itu. "Petugas yang menggeledah langsung mengamankan NM dan muncikari serta barang bukti berupa uang sebesar Rp800 ribu." Stefanus mengatakan para tersangka dibidik dengan pasal 27 ayat 1 jo pasal 45 ayat 1 UU ITE jo pasal 296 juncto pasal 506 KUHP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cesium 137 dan Bahaya Radiasi Pada Tubuh Manusia

    Cesium 137 adalah bahan radioaktif yang digunakan berbagai industri dan pengobatan. Bila salah dikelola, bahan itu akan menimbulkan sejumlah penyakit.