Yasonna Bicara Soal Permudah Aturan untuk Datangkan Investasi

Reporter

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly saat menyampaikan sambutan pada Seminar Forum Investasi dalam rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional di Kalimantan Selatan pada Sabtu, 8 Februari 2020. ANTARA/Sukarli

TEMPO.CO, Banjarmasin - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mengatakan perlu strategi hukum dan regulasi untuk mendorong investasi sekaligus membangun sumber daya manusia.

"Reformasi regulasi harus dilakukan tak hanya memotong rantai birokrasi tapi juga memangkas aturan yang tumpang tindih dan tak harmonis," kata Yasonna di Seminar Forum Investasi dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional 2020 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu, 8 Februari 2020.

Yasonna mengatakan aturan terkait investasi harus dibuat dengan lebih baik dan mempertimbangkan asas kemudahan.

Kemudahan perizinan berinvestasi, kata dia, akan dibuat di 15 sektor. Seperti, kelautan dan perikanan, pertanian, kehutanan, kerajinan sumber daya manusia, kesehatan obat dan makanan, serta pendidikan dan pariwisata.

"Jika di daerah tidak selesai sesuai dengan ketentuan, bisa ditarik pemerintah pusat untuk diselesaikan," katanya.

Yasonna mengatakan menegaskan bahwa hal tersebut bukan mengambil semua kewenangan di daerah.

"Jadi, tidak usah gusar karena pusat tidak mungkin melakukan itu semuanya. Akan tetapi, kalau ada masalah terkait dengan izin investasi bertahun-tahun tidak selesai, terpaksa pusat turun," kata Yasonna.

Hal itu, kata dia, harus dipahami karena persaingan ekonomi global saat ini sangat berat, sehingga investasi harus dipermudah.

Kepastian hukum bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha, kata dia, agar mendukung terciptanya perekonomian nasional. "Kami harap dengan hukum yang bisa dipercaya di negeri ini, pertumbuhan ekonomi kita terus naik, hingga tercipta kesejahteraan bagi semua," kata Yasonna.






Kalangan Pengusaha Senang Ditjen Imigrasi Pangkas Proses ITAS dan KITAS

9 jam lalu

Kalangan Pengusaha Senang Ditjen Imigrasi Pangkas Proses ITAS dan KITAS

Kalangan pelaku usaha jasa pengurusan izin tinggal sementara (ITAS) Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bagi Warga Negera Asing mengapresiasi langkah Direktorat Jenderal Imigrasi memangkas lebih pendek jalur birokrasi


Mendag Jelaskan Enam Poin Hasil Pertemuan Menteri Negara G20 TIIMM

1 hari lalu

Mendag Jelaskan Enam Poin Hasil Pertemuan Menteri Negara G20 TIIMM

Zulkifli Hasan menyampaikan hasil pertemuan Menteri Negara G20 Trade, Investment, and Industry Ministerial Meeting (TIIMM).


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

2 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


Inilah 5 Alasan Mengapa Negara Perlu Berutang

2 hari lalu

Inilah 5 Alasan Mengapa Negara Perlu Berutang

Berbagai negara dari yang berkembang hingga maju pun memiliki utang. Lantas yang menjadi pertanyaan, mengapa suatu negara perlu untuk berutang?


Suku Bunga Naik jadi 4,25 Persen, BI Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi dengan Cara Apa?

2 hari lalu

Suku Bunga Naik jadi 4,25 Persen, BI Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi dengan Cara Apa?

Keputusan bank sentral menaikkan suku bunga acuan BI menjadi 4,25 persen dipastikan sebagai salah satu bauran kebijakan untuk menjaga pertumbuhan.


OJK Terbitkan Aturan Baru Pedoman Manajer Investasi, Investor Reksa Dana Lebih Terlindungi?

3 hari lalu

OJK Terbitkan Aturan Baru Pedoman Manajer Investasi, Investor Reksa Dana Lebih Terlindungi?

OJK baru saja menerbitkan aturan terbaru mengenai pengawasan pasar modal melalui POJK No.17/2022 tentang Pedoman Perilaku Manajer Investasi,


Anggaran Turun, Bahlil: Kalau Target Investasi Tidak Tercapai, Tolong Dimaklumi

3 hari lalu

Anggaran Turun, Bahlil: Kalau Target Investasi Tidak Tercapai, Tolong Dimaklumi

Anggaran Kementerian Investasi tahun depan turun dari Rp 1,3 triliun menjadi Rp 1,09 triliun. Bahlil minta dimaklumi jika target tak bisa diraih.


Restrukturisasi, PLN Kini Bawahi Empat Subholding

3 hari lalu

Restrukturisasi, PLN Kini Bawahi Empat Subholding

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan restrukturisasi akan membuat PLN lebih efektif dan efisien.


Ada Gudang Garam di Bandara Kediri yang Beroperasi 2023, berapa Nilai Investasinya?

4 hari lalu

Ada Gudang Garam di Bandara Kediri yang Beroperasi 2023, berapa Nilai Investasinya?

Diperkirakan beroperasi pada 2023, Gudang Garam tampik dugaan bahwa pembangunan Bandara Kediri merupakan exit strategy bagi perusahaan.


Terbitkan Panduan Investasi Hijau Bersama BKPM, Kadin: Ini Sangat Membantu Perusahaan

4 hari lalu

Terbitkan Panduan Investasi Hijau Bersama BKPM, Kadin: Ini Sangat Membantu Perusahaan

Shinta menuturkan panduan investasi hijau dibuat atas kerja sama Kadin dengan Kementerian Investasi/BKPM.